BEKASI – Pedagang durian musiman, memenuhi berbagai sudut jalan di Kota Bekasi, Jawa Barat. Banyak bermunculan lapak baru, yang menjual buah durian yang didatangkan dari Sumatera Selatan. Durian Sumatera, khususnya dari daerah Muaraenim, Sumatera Selatan, cukup diminati di Kota Bekasi. Untuk harga jual, terbilang cukup terjangkau mulai Rp10 ribu hingga Rp80 ribu.

“Durian yang ada di Kota Bekasi, hampir rata rata dari Sumatera, daerah Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan,” kata Hasan, pria asal Lampung, yang berjualan durian di Jalan Pekayon, Kota Bekasi, Selasa (15/1/2018).
Hasan mengaku, membeli langsung buah durian dari petani di Muaraenim. Sekali datang, Dia membawa satu truk penuh buah durian. Buah tersebut akan langsung habis selama dua hari didasarkan di lapak. “Saya kalau jenis durian nggak, tau pak, tapi ini durian dari Muaraenim. Dijamin manis dan dagingnya tebal,” tandas Hasan.
Hal senada juga disampaikan Rhino, pedagang durian di Kawasan Jatiasih, Kota Bekasi. Dia mengaku, saat ini durian di Muaraenim sudah mulai berkurang, tapi jumlah permintaan di Kota Bekasi terus meningkat. “Sehari bisa menjual 1.500 biji, durian. Apalagi saat tahun baru kemaren dua truk durian sehari habis. jumlah sampai puluhan ribu biji,” papar Rhino.
Pria asal Palembang tersebut mengaku, di Bekasi Dia menekuni usaha berdagang buah musiman. Nanti setelah musim berganti, maka dagangan yang dijual juga ikut berganti, tetapi khusus buah dari Sumatera. “Biasanya setelah buah Durian, diganti buah duku. Dukunya duku palembang, yang juga didatangkan dari Sumatera Selatan,” imbuhnya.
Sebagai profesi penjual durian yang sudah bertahun tahun, Rhino cukup memperhatikan keselamatan pecinta durian saat mengkonsumsinya. Ia mengaku selalu mengingatkan ke konsumen agar segera meminum air yang telah dimasukkan ke bagian dalam rongga durian, guna menjaga agar pecinta buah nan legit dimulut itu tidak mabuk durian. “Jadi, setelah makan durian, kulitnya jangan langsung dibuang. Isi dengan air minum lalu bisa langsung diminum untuk mencegah agar tidak mabuk. Ini tips di kampung agar tidak mabuk durian,” pungkasnya.