TNI Kandangan Berhasil Bangun Akses Transportasi Antardaerah Terpencil
KANDANGAN — TNI Kodim 1003 Kandangan berhasil membangun akses transportasi jalan desa terpencil, antara lain jalan yang menghubungkan Desa Malilingin dan Desa Pariangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Danrem 101 Antasari Kolonel Arm Syaiful Rahman, usai meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.700 meter tersebut mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu pencapaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di HSS.
Ia mengatakan, sasaran fisik TMMD ke-103 Kodim 1003 Kandangan diantaranya, pengerasan jalan sejauh 1.700 meter, yang menghubungkan antara Desa Malilingin dengan Desa Pariangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
“Pengerasan jalan ini merupakan kebutuhan masyarakat, sehingga dengan selesainya TMMD ini kebutuhan masyarakat untuk mempermudah akses transportasi, jadi bisa terpenuhi dan diharap juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” Syaiful di Kandangan, Selasa (13/11/2018).
Menurut Danrem, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), juga menjadi momentum untuk membantu mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan demokratis.
Menurut Rahman, program TNI manunggal rakyat dengan tema mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan demokratis, sejalan dengan visi pemerintah pusat melalui kebijakan membangun Indonesia dari pinggiran.
Kebijakan tersebut, memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata. “Sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong-royong, serta memantapkan apa yang disebut sebagai imunitas bangsa,” katanya, saat menyampaikan sambutan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jend TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD.
Dijelaskan dia, pelaksanaan TMMD ke-103 ini diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik. Dari segi pembangunan fisik, Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan.
Pembangunan tersebut antara lain, pembukaan 52 kilometer lebih jalan baru, serta peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 kilometer. Selain itu, dilaksanakan juga pembangunan dan rehabilitasi puluhan jembatan, rumah ibadah dan sekolah, serta perbaikan rumah-rumah tidak layak huni dan berbagai prasarana sanitasi untuk masyarakat.
Mencapai pembangunan yang berkelanjutan, TNI bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri juga telah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada aparat-aparat desa. Melalui penyuluhan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana desa.
Hal tersebut, tambah dia, menjadi bagian dari pembangunan nonfisik, yang juga diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, metode bertani dan beternak modern. Selain itu, sosialisasi hukum, bahaya narkoba, maupun kesadaran Bela Negara.
Di samping sasaran pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, pelaksanaan TMMD ini juga membawa misi khusus, yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat, guna mencegah potensi perpecahan dan berkembangnya intoleransi, serta menumbuhkan kedekatan antara rakyat dengan prajurit TNI.
Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah Kabupaten HSS, Hubriansyah, mengatakan agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah diperbaiki untuk meningkatkan perekonomian dan tranportasi. Melalui pembangunan jalan tersebut, maka petani lebih mudah mengangkut hasil pertanian untuk dipasarkan.
Dijelaskan dia, dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS akan melaksanakan peningkatan jalan, selain itu perbaikan serta pengerasan akan diteruskan sampai ke Desa Pariangan.
Turut hadir, Camat Padang Batung H. Akhmad Suriani, anggota Satuan Tugas(Satgas) TMMD, Kepala Desa Suyono, dan masyarakat Desa Malilingin. (Ant)