Pessel Sumbar Tetapkan Lima Pulau Sebagai Kawasan Konservasi Penyu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menetapkan lima pulau sebagai kawasan konservasi penyu. Penentapan bertujuan untuk melindungi kura-kura laut yang kini dinilai memiliki ancaman, terutama pencurian telur di sejumlah titik pantai.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni/Foto: M. Noli Hendra

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan, yang dijadikan lokasi penangkaran yakni Pulau Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Gadang, dan Aur Ketek. Kawasan itu dinilai cocok, karena memiliki terumbu karang yang bisa menjadi lokasi bermain dan perburuan makanan.

“Tingginya ancaman terhadap kepunahan hewan yang dilindungi seperti penyu, menjadi salah satu motivasi bagi Kabupaten Pesisir Selatan menetapkan lima pulau sebagai kawasan konservasi,” katanya di Painan, Kamis (15/11/2018).

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga sudah membangun sarana dan prasarana pendukung, untuk kegiatan konservasi, atau sebagai tempat penangkaran.

“Perhatian serius itu dilakukan, mengingat hewan ampibi itu sudah semakin langka dan sulit ditemui pada daerah-daerah perairan pantai di Indonesia,” tambahnya.

Menurutnya, penangkaran bertujuan agar telur yang dikubur di tepi pantai tidak diambil oleh masyarakat, yang digunakan sebagai konsumsi, atau bahkan ada yang menjualnya.

“Budidaya dan penangkaran yang dilakukan memberikan tiga dampak keuntungan. Di antaranya keuntungan secara ekonomi, pariwisata dan juga dalam hal keberlangsungan penyu, agar habitat hewan ampibi yang diambang kepunahan ini bisa tetap lestari,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Erlindawati mengatakan, lima pulau yang menjadi kawasan konservasi tersebut, ternyata menjadi daya tarik pula bagi wisatawan.

Karena keberlangsungan kelestarian hewan yang dilindungi tersebut sudah diambang kepunahan, ia mengharapkan masyarakat ikut mendukung kegiatan konservasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Laskar Pemuda Peduli Lingkungan, Haridman menyebutkan, banyak hal yang dapat dilakukan bersama untuk menyelamatkan kura-kura laut, salah satunya dengan menjaga habitat.

“Kita terus berupaya untuk melakukan habitatisasi penyu dan hewan laut lain seperti kepiting,” sebutnya.

Disebutkan juga, pihaknya juga ikut dalam penanaman pohon cemara itu sebagai upaya untuk menjaga kestabilan garis pantai dan mencegah abrasi.

Lihat juga...