KWT Arenjaya Dorong Masyarakat Miliki Apotek Hidup

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BEKASI — Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi terus berupaya memotivasi masyarakat agar dapat memiliki apotek hidup atau warung hidup di lingkungan masing-masing. Selain dapat menambah pendapatan keluarga juga bisa digunakan untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Stok aneka bibit di grand house, milik KWT Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timu Kota Bekasi. Foto: Muhammad Amin

“Ini salah satu cara KWT untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL),” ujar Ketua KWT Kelurahan Arenjaya, Yani Sumaryani di Bekasi, Senin (26/11/2018).

Warga diarahkan untuk menanaman berbagai jenis pohon obat, seperti jahe merah, daun ubi dan kunyit putih dan tanaman obat lainnya. Dalam hal ini, pihaknya menyiapkan bibit di grand house untuk didistribusikan kepada kelompok KWT.

Dikatakan, KWT melalui anggota yang tersebar di 22 RW, terus memberi edukasi dan motivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Sehingga mereka tidak perlu beli kebutuhan seperti cabai, tomat dan lainnya.

“Ini bisa menghemat pengeluaran keluarga. Di samping itu, tentu sehat karena tidak mengandung pestisida,” kata Yani.

Berbagai upaya, dilaksanakan KWT Kelurahan Arenjaya, dalam memotivasi dan meningkatkan pemahaman soal gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Sebulan sekali, kita melakukan pertemuan dan menghadirkan pembicara ahli untuk memberikan tema tata cara menjaga lingkungan sehat melalui penanaman di lingkungan,” tambahnya.

Menurutnya, banyak jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk lingkungan dan keperluan pribadi. Contohnya pohon mangga, sirsak dan sukun.

“Sukun bisa sebagai pengganti panganan pokok,” tambahnya.

Ditambahkan, melalui program tanaman sehat, KWT tidak hanya memberi pemahaman cara penanaman, tetapi juga memberi pelatihan.

“Dengan praktek langsung cara mengolah tanaman seperti umbi umbian, atau tanaman lainnya menjadi kue atau minuman kesehatan,” pungkasnya.

Lihat juga...