Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri, Gairah Baru Perekonomian Kemusuk Kidul
Editor: Satmoko Budi Santoso
YOGYAKARTA – Kondisi perekonomian di Dusun Kemusuk Kidul dan Dusun Srontakan, kini semakin bergairah. Sejumlah pelaku usaha kecil maupun pedagang skala rumahan begitu bersemangat menjalankan usaha mereka.
Hal itu karena adanya kucuran dana bantuan modal usaha dari Kelompok Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri yang ada di dua dusun tersebut. Kelompok Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri merupakan satu dari lima unit Kelompok Tabur Puja yang didirikan KUD Sahabat Damandiri Argomulyo di Desa Mandiri Lestari, Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Kelompok Koperasi Tabur Puja ini berupaya membantu masyarakat khususnya warga kurang mampu dalam hal permodalan. Didirikan sejak 5 bulan lalu, Kelompok Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri kini memiliki sebanyak 33 anggota.
Mereka mayoritas merupakan para pedagang warung kelontong, pelaku usaha kecil olahan makanan, hingga pedagang oleh-oleh yang berjualan di sekitar Museum Memorial HM Soeharto.

“Jadi setiap anggota kita beri pinjaman modal usaha senilai Rp2 juta per orang. Mereka bisa membuat sub kelompok dengan memilih anggota sendiri. Karena sistemnya memakai sistem tanggung renteng. Sehingga setiap kelompok bertanggung jawab atas semua anggota,” ujar Ketua Kelompok Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri, yang membawahi Dusun Kemusuk Kidul dan Srontakan, Wahyu Nurlina.
Wahyu mengatakan dengan sistem tanggung renteng, setiap anggota akan diminta menabung Rp10 ribu setiap kali membayar cicilan pinjaman. Uang tabungan itu akan digunakan sebagai antisipasi untuk menalangi apabila ada anggota kelompok yang telat membayar cicilan.
“Adanya pinjaman Tabur Puja ini sangat membantu masyarakat. Karena dibandingkan pinjaman lain bunganya lebih ringan. Hanya sekitar 15 persen. Lebih ringan dibandingkan pinjaman lain yang mencapai 18 persen. Selain itu prosesnya juga sangat mudah. Hanya fotokopi KTP dan KK, tanpa jaminan, dan sebagainya,” ungkapnya.
Mendapat alokasi dana dari KUD Sahabat Damandiri Argomulyo senilai Rp200 juta, Kelompok Koperasi Tabur Puja Anugerah Mandiri sendiri pada tahap awal, baru mampu menyalurkan dana modal usaha mencapai Rp60 juta. Hal itu dikarenakan kelompok ini baru berdiri sekitar 5 bulan sehingga masih dalam proses penambahan anggota.
“Kita sedang berupaya menambah jumlah anggota. Agar dana bantuan modal usaha ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi sebanyak mungkin warga dusun. Meskipun kita tetap melakukan seleksi dengan melihat karakter dan track record setiap calon nasabah,” pungkasnya.