Hadapi Musim Hujan, Anies Siapkan Tiga Kunci
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyiapkan tiga kunci utama, menghadapi musim hujan, yaitu siaga, tanggap, dan galang.
Menurut Anies, masalah banjir adalah konsekuensi dari curah hujan yang tinggi, dan tidak terserap ke dalam bumi. Karena itu, harus disiapkan antisipasi jangka pendek dan jangka panjang.
“Antisipasi jangka pendek, lewat apel ini adalah, menunjukkan kepada warga Jakarta, bahwa seluruh jajaran sebagai bagian dari aparatur negara, siap, tanggap, dan mampu untuk menggalang,” kata Anies dalam apel di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).
Anies optimistis, seluruh elemen di Pemprov DKI, akan bekerja sama secara baik mengantisipasi banjir. Persiapan yang tengah dilakukan untuk menghadapi musim hujan kali ini adalah, menyiapkan alat, seperti pompa, perahu.
Telah dilakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Dan telah siaga, 7.000 personil untuk membantu mengatasi jika banjir terjadi sewaktu-sewaktu. “Ada alat-alat yang dibuat oleh jajaran Polda yang bukan pabrikan, tapi karya tangan dari petugas-petugas kita ini, bisa menjadi contoh yang nanti dapat dimanfaatkan di warga,” tambahnya.
Anies menyebut, tahun depan Pemprov DKI Jakarta akan membangun saringan berukuran besar alias Jumbo. Saringan tersebut, berfungsi sebagai penyaring sampah, yang berpotensi menghambat saluran air. Saringan tersebut akan berbentuk seperti bendungan, dan dibangun di 13 sungai yang ada di Ibu Kota. “Tahun depan, kita akan bangun saringan-saringan besar, semacam bendungan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke dalam kota,” tandasnya.
Secara teknis, sampah yang terkumpul kemudian akan dibersihkan, sebelum masuk ke pintu air Manggarai Jakarta Selatan. “Dibersihkan sebelum sampai ke Manggarai, karena ketika dibiarkan, itu juga akan merusak rumah-rumah, atau lingkungan yg ada di sekitar sungai di Jakarta,” ujarnya.
Selain saringan jumbo, cara lain yang disiapkan,dengan membangun sumur resapan atau drainase vertikal. Sistem drainase vertival, akan menerapkan konsep teknologi ZRO (Zero Run-Off), yaitu konsep yang memadukan antara intensitas hujan, tampungan, resapan, manfaat atau konsumsi, dan alirkan (ITRMA), sisa air limpasan keluar kawasan hingga 0% (zero run off). Perencanaan lainnya adalah, penyelesaian kolam-kolam retensi waduk di sekitar hulu, sehingga aliran air ke hilir volumenya bisa lebih terkendali.
Jajaran Pemprov DKI, Polri, dan TNI menggelar, Apel Kesiapan Tanggap Musim Penghujan 2018, di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Apel dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apel tersebut juga dihadiri Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis, beserta jajaran juga Kodam Jaya.