Genpi Bali, Gelar Peken Nusantara Tikad Bindu
Editor: Mahadeva WS
DENPASAR – Untuk mengenalkan khazanah kuliner nusantara, dan beragam kesenian masyarakat Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Bali, menggelar Peken Nusantara, di Tukad Bindu, Banjar Ujung Desa Kesiman Denpasar Bali. Kegiatan tersebut akan dimanfaatkan untuk meluncurkan Peken Nusantara, yang akan rutin di sejumlah tempat di Pulau Dewata.
Ketua Panitia Peken Nusantara, Diajeng Dewi Divi Devianta, mengungkapkan, kegiatan tersebut, didasari keinginan gerenasi millenial yang berhimpun di Genpi Bali, untuk mendorong potensi dan kekayaan sumber daya lokal mendukung pariwisata. “Intinya, kami ingin menciptakan pasar dan destinasi baru di masyarakat, yang mendukung sektor pariwisata,” terang Dewi di sela-sela persiapan kegiatan, Rabu (14/11/2018).
Karenanya, setelah mendapat lampu hijau dari Kementerian Pariwisata, Genpi Bali bergerak dengan mengkonsolidasikan semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa untuk menggelar Peken Nusantara. Sesuai namanya, kegiatan tersebut, ingin menghadirkan pasar yang menyediakan aneka macam kebutuhan masyarakat seperti kuliner, kerajinan dan produk lain, yang bisa menopang pariwisata daerah.

Menariknya, untuk memperkuat kesan seperti suasana tempo dulu, penjaga stand akan diminta berpakaian adat, pengunjung dalam melakukan transaksi, menggunakan uang kepeng, atau logam dengan nilai nominal yang telah ditentukan sesuai besarannya. Pengunjung bisa menukarkan, uangnya dengan uang koin, di kasir yang telah disiapkan, di salah satu destinasi baru di tengah Kota Denpasar. Lokasinya berhawa sejuk, dengan landskap sungai yang indah, diperkaya koleksi satwa maupun tanaman serta pepohonan rindang.
Kuliner yang ditampilkan, mewakili produk khas atau unggulan, yang ada di daerah-daerah di Tanah Air, seperti nasi gudeg, nasi padang, makanan dan jajanan khas lainnya termasuk kuliner Bali, yang dikenal memiliki rasa khas dan disukai wisatawan. “Harapannya, melalui kegiatan Peken Nusantara, bisa mengangkat potensi lokal, seperti beragam kuliner dan jajanan khas lainnya, maupun produk-produk khas lain, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat khususnya UKM,” tambah Dewi.
Acara Peken Nusantara, selain diisi stand kuliner, pengunjung yang masuk ke Tukad Bindu, tanpa dipungut biaya, akan mendapat suguhan hiburan pesta kesenian tradisional dan lagu-lagu Bali. Acara juga diisi berbagai lomba permainan tradisional, maupun lomba mewarnai atau menggambar serta foto instgram.
Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Mantra Dharmawijaya, langsung menyambut baik digelarnya Peken Nusantara. Menurutnya, kegiatan tersebut, dapat menggairahkan usaha kuliner khas, dan industri kreatif di Kota Denpasar.
Tokoh Masyarakat Kesiman, Gung Nik, menyatakan, kegiatan Peken Nusantara, yang dipusatkan di Tukad Bindu, yang sempat dikunjungi delegasi The Annual Meeting IMF-WBG beberapa waktu lalu, sebagai kegiatan positif. “Kami menyambut baik kegiatan semacam ini, tentu akan berdampak positif bagi peningkatan kunjungan Tukad Bindu dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.