Akhir Tahun, Anies Siap Evaluasi Serapan Anggaran

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk mencopot atau mengevaluasi kepala dinas (kadis) yang serapan anggarannya rendah.

Menanggapi hal itu, Anies menuturkan, evaluasi terhadap kadis yang serapannya rendah, merupakan komitmen sejak awal dirinya menjabat.

“Pokoknya sekarang biar mereka pada kerja dulu. Soal evaluasi serapan itu otomatis. Di dalam komitmen mereka salah satu komponennya adalah soal kerja,” kata Anies di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Dia pun mencontohkan, ada serapan baru sekitar 51 persen, tetapi dalam pekerjaannya justru sudah sampai 79 persen. Dia berharap, ke depan, selisih angka persentase pekerjaan dengan angka persentase pembayaran tidak terlalu besar.

“Yang seperti contoh itu beda maknanya, ya kan. Yang penting sebenarnya pekerjaan. Nanti kita akan buat ke depan selisih antara angka persentase pekerjaan dengan pembayaran, tidak terlalu besar. Supaya tidak memberikan kesan mandek. Sekarang karena angka selisihnya jauh, kesannya seperti tidak jalan. Padahal ketika lihat detailnya jalan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu masih mempercayai bawahannya untuk bekerja mengejar kekurangan. Dia optimis, mengenai penyerapan tahun ini bakal menyamai pada tahun lalu.

“Insyaallah bisa, minimal sama dengan tahun lalu. Upayanya, kita monitoring dari hari ke hari. Dari situ kita tahu, bahwa kerjanya memang jauh lebih tinggi daripada pembayarannya,” ucap Anies.

Menurutnya, selama ini, Pemerintah Provinsi DKI belum melakukan evaluasi terkait penyerapan anggaran. Dia mengatakan, evaluasi sistem pembayaran di DKI selalu dilakukan pada akhir tahun.

“Rupanya selama bertahun-tahun ini nggak pernah ada evaluasi soal itu. Jadi ketika saya lihat bertahun-tahun, kurva penyerapan itu selalu melonjak di ujung tahun. Itu yang nanti kami akan evaluasi. Pekerjaannya bertahap, sesuai dengan progres,” katanya.

Diketahui, dalam rapat paripurna sore tadi, anggota Fraksi Gerindra Dwi Ratna mendesak Anies mengevaluasi kepala dinasnya.

“Kami berharap saudara gubernur beserta jajarannya melakukan audit kinerja para pimpinan SKPD dan UKPD,” katanya.

Dwi meminta, penyerapan anggaran APBD 2018 menjadi bahan evaluasi. Dia meminta target penyerapan tahun depan ditingkatkan hingga 90 persen. Dalam situs publik.bapedadki.net  serapan anggaran Pemprov DKI yang baru, mencapai 61 persen per hari ini. Anggaran yang terserap merupakan bagian dari belanja langsung dan belanja tak langsung, sebesar Rp 45,8 triliun.

Lihat juga...