2019, Pemprov DKI Bangun Empat Gedung Lurah

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun beberapa kantor lurah baru di Jakarta pada tahun 2019 mendatang. Empat gedung baru itu ada di wilayah Jakarta Barat di antaranya kantor lurah Jembatan Besi dan kantor lurah Jembatan Lima. Sedangkan di wilayah Jakarta Selatan ada di kantor lurah Karet dan kantor lurah Kuningan Timur.

Menurut Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi, lahan untuk kantor lurah di Jembatan Lima sudah tersedia. Namun lahan untuk kantor lurah Jembatan Besi masih dalam tahap negosiasi.

“Kemarin kita drop karena khawatir tidak dapat lahan. Tapi alhamdulillah, pengadaan lahannya selesai tahun ini. Jembatan Lima sudah ada, Jembatan Besi masih musyawarah harga, diperkirakan minggu depan sudah ada,” kata Rustam.

Selain anggaran pembangunan, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengalokasikan anggaran untuk perencanaan pembangunan dua kantor kelurahan itu.

“Pembangunan kantor lurah Jembatan Besi dan Jembatan Lima sekitar Rp7,25 miliar,” ungkapnya.

Kemudian Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, juga memastikan dua gedung baru untuk kantor kelurahan di wilayahnya bisa dibangun pada 2019.

“Sebulan lalu, kita selesaikan soal lahan dan bisa kita lakukan pembangunan kantor lurah di Kuningan Timur,” kata Marullah.

Begitu pun untuk pembangunan kantor lurah di Karet. Pada 2018, pembangunan tidak bisa dilaksanakan karena adanya proses penghapusan aset sekolah dasar (SD) di lahan yang akan dibangun untuk kantor lurah itu.

Penghapusan aset tersebut kini telah selesai sehingga pembangunan bisa dieksekusi pada 2019.

“Kantor Lurah Karet tahun kemarin tidak bisa dianggarkan karena lahan itu ada bangunan SD, kemudian ada penghapusan aset dan memakan waktu. Saat itu lelang nggak cukup waktu,” ucapnya.

Sedangkan pada pembangunan kantor lurah di Kuningan Timur dan Karet mendapatkan anggaran Rp8,6 miliar.

Selanjutnya, Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran untuk pembangunan keempat gedung baru tersebut. Meski tidak masuk ke dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), pembangunan kantor dinilai mendesak.

“Ini setuju kita, ini prioritas, setuju ya,” ucap Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, sambil mengetok palu.

Adapun anggaran pembangunan empat kantor lurah itu mulanya dianggarkan dalam APBD 2018. Namun, semua anggaran itu dicoret karena terkendala lahan.

Sebelumnya, kantor Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, tengah menjadi sorotan pada tahun lalu. Gedung dua lantai dengan halaman yang sempit itu tidak seperti kantor kelurahan lain di Jakarta.

Kantor kelurahan itu hanya seluas 200 meter persegi alias sempit. Tempat parkir di halaman diisi penuh oleh kendaraan roda dua. Hanya ada satu mobil yang bisa diparkir.

Lihat juga...