Popwil 2018, NTB Targetkan Tembus Tiga Besar

Training Center (TC) Popwil IV 2018 di NTB - Foto: Dok. Dispora NTB

MATARAM — Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan dapat menembus peringkat tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) IV Tahun 2018 yang diselenggarakan di Kota Mataram.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H Rosiady Sayuthi, mengatakan meski NTB menjadi tuan rumah, namun pihaknya memilih realistis di ajang Popwil IV tahun 2018.

Menurut dia, enam dari tujuh provinsi yang mengikuti ajang Popwil kali ini antara lain Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Barat (Sulbar), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dirasa telah mempersiapkan atlet mereka dengan sangat baik.

“Ya kita harapkan bisa tembus tiga besar. Syukur-syukur kita bisa meraih juara satu dalam Popwil ini. Kalau saya lihat saingan NTB yang berat adalah kontingen Jatim,” ujar Rosiady usai membuka Popwil IV di GOR 17 Desember Turide di Mataram, Selasa (23/10/2018).

Menurutnya, Popwil yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, di antaranya bola voli, pencak silat, basket, sepak takraw, sepak bola, tenis meja, tenis lapangan, sejatinya bukan merupakan cabang olahraga (cabor) unggulan NTB.

Pasalnya, cabor unggulan NTB selama ini, yakni atletik justru tidak dipertandingkan dalam Popwil kali ini. Meski demikian, dari delapan cabor yang dipertandingkan itu, pihaknya berharap kontingen NTB bisa menggondol prestasi pada tiga cabor andalan yakni sepak takraw, bola voli, dan pencak silat.

“Yang pasti, Popwil ini adalah ajang pembinaan untuk mencari calon-calon atlet pengganti atlet senior. Jadi, memang harus diseriusi dan dilaksanakan secara reguler. Harapannya, pembinaan atlet kita di daerah tidak terputus ke depannya,” ujarnya.

Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora, Washinton, mengatakan penunjukan NTB selaku tuan rumah Popwil IV tahun 2018, karena tuan rumah sebelumnya, Provinsi Kaltim tidak bersedia menghelat kegiatan tersebut.

Meski penunjukan NTB dirasa singkat, pihaknya merasa bersyukur dan bangga atas animo masyarakat dalam kegiatan pembukaan kali ini.

“Kita berharap misi kita untuk melakukan penjenjangan atlet menuju atlet nasional pada usia transisi, yakni usia 17 tahun dapat berjalan dengan baik melalui Popwil ini,” kata Washinton.

Ia menambahkan, pada Selasa (23/10) serentak di lima lokasi penyelenggaraan Popwil di Indonesia dilakukan pembukaannya. Popwil sejatinya merupakan ajang seleksi menuju perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Popnas XV tahun 2019 di Papua.

“Kami ucapkan selamat bertanding dan selamat berprestasi. Mari gelorakan terus semangat sportivitas dalam pelaksanaan Popwil 2018 di NTB ini,” katanya. (Ant)

Lihat juga...