Pesan Titiek Soeharto di Hari Sumpah Pemuda
Editor: Mahadeva WS
SURABAYA – Sumpah Pemuda, merupakan salah satu puncak kegemilangan perjuangan kemerdekaan nasional. Memperingati hari bersejarah tersebut, Putri Presiden ke-Dua Republik Indonesia, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, berpesan kepada generasi muda, agar tidak menyia-nyiakan masa mudanya dengan sesuatu yang merusak.

Menurutnya, generasi muda sebagai aset bangsa dimasa yang akan datang, sudah seharusnya menjauhkan diri dari hal negatif, yang justru mampu merusak diri mereka sendiri. “Pemuda adalah harapan dan masa depan bangsa kita. Untuk itu jangan sampai mereka melewatkan masa mudanya dengan sesuatu yang tidak penting, apalagi hal-hal yang sifatnya merusak atau destruktif, seperti mengkonsumsi minuman keras maupun narkoba,” ujarnya usai menghadiri pelantikan PD XIII Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI POLRI (FKPPI) Jawa Timur dan PC XIII FKPPI se Jawa Timur di hotel Wyndham, Minggu (28/10/2018).

Pemuda di era sekarang, tidak boleh lagi bersantai, dengan sesuatu yang tidak produktif. Pemuda, harus bisa menggunakan masa mudanya, untuk meraih ilmu setinggi-tingginya, serta belajar, agar bisa turut berpatisipasi dalam membangun bangsa. Hanya saja, menurut Titiek Soeharto, kemajuan teknologi, jika tidak digunakan secara hati-hati, akan membawa dampak negatif bagi penggunanya.
Salah satunya penyebaran informasi yang lebih cepat. “Dijaman teknologi sekarang ini, berita maupun informasi bisa lebih cepat menyebar, baik yang negatif maupun yang positif. Jadi sekarang ini kita harus lebih berhati-hati dan bisa memagari diri supaya bisa memilah mana berita yang bohong atau hoaks, mana yang benar,” pungkasnya.
Pemuda juga harus mampu memahami berbagai tantangan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi. Jika dulu para pemuda berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, generasi muda saat ini, berkewajiban untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa, dan berkesempatan mengukir sejarah yang lebih baik, dari para pendahulunya.