Pemprov DKI Kaji Tata Ruang Lapangan Tembak Senayan

Editor: Koko Triarko

Gubernur DKI, Anies Baswedan –Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan, menuturkan pihaknya akan mengkaji perubahan tata ruang terkait lokasi Lapangan Tembak Senayan, menyusul insiden peluru dari Lapangan Tembak Senayan itu menyasar ke gedung DPR, dua hari lalu.
“Kami akan cek secara tata ruang seperti apa, karena 2019 besok adalah tahun di mana kami melakukan revisi atas rencana tata ruang dan rencana wilayah (RTRW), dan pada saat itulah kami bisa melakukan perubahan-perubahan,” kata Anies, di Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).
Anies mengatakan, keamanan menjadi pertimbangan penting bagi tempat-tempat yang memiliki risiko tinggi, seperti Lapangan Tembak. “Dan bukan lokasi baru, ya. Artinya, lokasi sudah lama,” kata Anies.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyarankan lapangan tembak di dekat Gedung DPR dipindahkan. “Lapangan tembak harusnya direnovasi, jangan di situ lagi. Kalau dia di dalam kota, underground harusnya, jangan di atas. Bahaya. Bisa banyak peluru nyasar,” kata Fahri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10).
Dia menyarankan, pemindahan lapangan tembak itu diurus oleh Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI. Sebab, Anies lebih memiliki kompetensi untuk mengelola pemindahan lapangan tembak itu.
Dia menyampaikan, bahwa permasalahan ini sudah pernah dibahas DPR bersama empat menteri. Namun pembahasan tersebut tidak membuahkan hasil, karena itu, dia menyarankan pemindahan lapangan tembak ditangani oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Fahri juga menyarankan, Pemprov DKI untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mengatasai hal ini. Terutama dengan pihak Sekretariat Negara (Setneg).
Dua ruang kerja DPR di Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/10) diduga terkena peluru nyasar. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB di lantai 13 ruangan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Heri Purnomo, dan di lantai 16 ruangan Anggota Komisi III Wenny Warouw.
Saat itu, peluru melintas sekitar sejengkal di atas kepala Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Heski Roring, yang tengah berada di ruangan Wenny. Sementara, satu peluru lain mengenai jilbab yang dikenakan seorang staf ahli Bambang Heri. Jilbab tersebut bolong terkena peluru.
Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mengatakan, setidaknya sudah tiga kali peluru dari lapangan tembak nyasar ke Kompleks Parlemen. Untuk itu, DPR meminta pengelola untuk memperbaiki pengamanan seperti menambah plat baja.
Selain itu, Bambang juga meminta Badan Urusan Rumah Tangga DPR untuk mengkaji penambahan film di kaca ruangan, yang mampu menahan peluru. Film antipeluru bisa dipasangan di kaca ruangan yang menghadap lapangan tembak. Ada pula permintaan memindahkan Lapangan Tembak Senayan.
Lihat juga...