Pemilu 2019, KPU Bangka Gencarkan KSK

Ilustrasi - Dok: CDN

SUNGAILIAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, gencar melaksanakan Kursus Singkat Kepemiluan (KSK). Kegiatan tersebut, guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

“Kami berharap, melalui KSK, tahun depan panitia-panitia pelaksana pemilu benar-benar berkualitas,” kata Ketua KPU Kabupaten Bangka, Zulkarnain Alijudin, Minggu (21/10/2018).

KSK digelar di Aula Kantor Kecamatan Belinyu, dan diikuti 25 orang peserta. Mereka adalah, perwakilan 12 desa atau kelurahan di Kecamatan Belinyu. Dalam pelatihan tersebut, dipaparkan tentang sejarah kepemiluan di Indonesia, serta peserta-peserta pemilu yang akan berkompetisi sejak dulu hingga saat ini. “Ini salah satu upaya kita menghadapi Pemilu 2019 nanti, apalagi semuanya dilaksanakan serentak baik pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan legislatif (Pileg) kabupaten, provinsi hingga pusat,” tuturnya.

Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, KPU Kabupaten Bangka, Siti Aminah, mengatakan, peserta juga dibekali materi tentang tahapan Pemilu 2019. Dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “KSK ini dikemas dengan forum diskusi grup, diselingi dengan tanya jawab dan permainan serta dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara di TPS,” jelas Siti Aminah.

Peserta juga dibekali cara menangani pemilih disabilitas, pemilih sakit atau hamil, serta pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Diharapkan, para peserta yang sudah mengikuti kursus, bisa mengabdikan diri menjadi penyelenggara pemilu di kesempatan mendatang.

Sementara itu, Posko Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) yang dibuka KPU Kabupaten Bangka, menyasar pengunjung Pantai Tikus Emas di Sungailiat. “Kita ingin mereka yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Pemuktahiran (DPTHP), dapat melihat dan mendaftarkan diri sebagai pemilih,” tambah Siti Aminah.

Pengunjung yang ramai menikmati keindahan pantai yang selama ini malu atau ragu ke posko di Kantor KPU Bangka, kecamatan, kelurahan dan desa, dapat mengecek keberadaannya di DPTHP di Posko GMHP keliling tersebut. Partisipasi aktif masyarakat, untuk mendatangi posko layanan yang sudah disiapkan baik di kelurahan, desa, kecamatan serta posko keliling sangat tinggi, hal itu terlihat dari jumlah warga yang berkunjung ke posko layanan.

KPU Kabupaten Bangka sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka, terkait rekomendasi dari Bawaslu, mengenai verifikasi penduduk berusia di atas 70 tahun. Hasilnya ditemukan 35 orang yang sudah meninggal dunia, dan telah dikeluarkan dari daftar pemilih tetap hasil pemuktahiran DPTHP.

Masyarakat juga bisa menggunakan ponsel android yang dimiliki, untuk mengecek namanya di aplikasi KPU RI Pemilu 2019 atau laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id, dan segera melaporkan kepada PPS, PPK atau KPU kabupaten Bangka apabila belum terdaftar. (Ant)

Lihat juga...