Pascagempa, Masih Ada Desa Terisolir di Sigi

Ilustrasi -Dok: CDN
JAKARTA – Pascagempa bumi tektonik yang terjadi di Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9), sejumlah desa masih terisolir, salah satunya Desa Jonooge, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.
Dansatgas bencana alam Satuan Yonif Para Raider 431/SSP Kostrad, Mayor Inf. A A Gede Rama, mengatakan, sampai saat ini masih ada desa terisolir, yakni Desa Jonooge.
“Saya memerintahkan sebagian anggota Satgas untuk melakukan patroli dan membuka jalan di desa yang masih terisolir tersebut,” katanya, Minggu (7/10/2018).
Ia berharap, Desa Jonooge bisa segera dilakukan evakuasi korban, karena sebagian anggota Satgas masih fokus di tempat yang lain, terutama di Desa Petobo Atas dan Petobo Bawah.
“Hingga Sabtu petang (6/10), anggota berhasil mengevakuasi 20 mayat Korban gempa di Desa Petobo Atas dan Petobo Bawah, selanjutnya diserahkan ke Tim Basarnas,” Danyonif Para Raider 431/SSP.
Selain itu, anggotanya juga melaksanakan pengawalan pendistribusian logistik ke lokasi gempa di Kecamatan Marowala, Kabupaten Sigi, dengan harapan bantuan bisa diterima masyarakat di pengungsian. (Ant)
Lihat juga...