Menikmati Kuliner Khas Jawa Barat di TMII

Editor: Mahadeva WS

JAKARTA – Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), menyelenggarakan Festival Kuliner Jawa Barat. Beragam menu otentik khas Pasundan, ditampilkan di area Anjungan Jawa Barat TMII, Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Menu kuliner khas seperti, Soto Bongkok khas Sumedang dan Soto Gentong khas Cirebon, serta minuman tradisional badrek dan es goyobod, bisa dinikmati oleh pengunjung yang datang. Selembar kupon gratis dibagikan oleh panitia kepada pengunjung untuk menikmati hidangan yang ada.

Aep Sujana, warga Ciputat, Jakarta Selatan mengaku, senang bisa hadir pada acara tersebut. “Serasa pulang kampung, bisa nikmati Soto Bongkok di Anjungan Jawa Barat, gratis lagi,” kata pria asli Sumedang tersebut kepada Cendana News.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Barat, Wawan Suwandi. Foto : Sri Sugiarti

Kepala Badan Penghujung Provinsi Jawa Barat, Wawan Suwandi, mengatakan, acara ini sebagai upaya untuk melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan kuliner khas Jawa Barat. Ada 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, sehingga dipastikan ada 27 makanan khas yang disajikan. “Anjungan Jawa Barat sebagai etalase budaya Jawa Barat, punya kewajiban untuk turut serta mempromosikan kuliner khas Pasundan, yang saat ini mungkin tidak dikenal oleh generasi muda,” ujar Wawan.

Di Festival Kuliner Jawa Barat ini, baru 12 kabupaten dan kota yang mengikuti, diantaranya Cirebon, Karawang, Garut, Bogor, Ciamis, Bandung, dan Sumedang. Diharapkan tahun depan, 27 kabupaten dan kota bisa bergabung, ikut mempromosikan kuliner khas yang dimiliki. “Festival ini menjadi cara sosialisasi atau promosi kuliner khas Jawa Barat yang bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, bukan saja warga Jawa Barat yang tinggal di Jakarta,” ujarnya.

Ada banyak masyarakat Jawa Barat yang tinggal di DKI Jakarta, dan memiliki usaha kuliner. Sehingga tidak heran, festival kuliner ini banyak pesertanya, dan dimanfaatkan untuk promosi makanan khas Jawa Barat. Acara juga dimeriahkan alunan musik tradisional khas Jawa Barat, dan ragam tari kontemporer, yang memukau penonton. Wawan berharap, kolaborasi seni budaya kontemporer yang menghiasi acara ini bisa menjadikan kuliner Jawa Barat bersinergi dengan pariwisata seni budaya lainnya.

Ketua Pasundan Istri DKI Jakarta, Dewi Prawiranegara, menambahkan, acara ini bertujuan untuk memasarkan kuliner khas Jawa Barat. Dimana semua aneka menu makanan khas Jawa Barat disajikan, oleh masyarakat Jawa Barat yang tinggal di Jakarta. “Kita ini berdomisili di Jakarta, jadi jangan pegat dalam bersilaturahmi, melestarikan kuliner khas Pasundan dan juga seni budaya,” pungkasnya.

Lihat juga...