Gempa di Sarmi Papua Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi - Petugas tengah memantau aktivitas kegempaan melalui alat seismograf [Dok: CDN]

JAYAPURA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah V Jayapura menyatakan Kabupaten Sarmi dilanda gempa tektonik dengan kekuatan 4,5 Skala Richter (SR), Senin sekitar pukul 11.01 WIT itu tidak berpotensi tsunami.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili mengemukakan gempa tektonik yang terjadi di wilayah Kabupaten Sarmi tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini terjadi pada pukul 11:01:16 WIT dengan Magnitudo M 4,5.

Episenter terletak pada koordinat 1,53 Lintang Selatan – 138,76 Bujur Timur tepatnya di laut pada jarak 38 Km arah Timur Laut Kabupaten Sarmi dengan kedalaman 7 Kilometer.

“Dampak gempa berupa guncangan yang dirasakan di Kabupaten Sarmi dalam skala intensitas II MMI (I SIG-BMKG) Ditinjau dari episenter dan kedalaman hiposenternya,” ujarnya di Jayapura, Senin (8/10/2018).

Petrus mengatakan gempa ini merupakan gempa di daerah subduksi utara Papua.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 13.20 WIT, belum terjadi aktivitas gempa susulan.

Untuk itu, tambah dia, kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga kini belum ada informasi dari pejabat terkait mengenai kerusakan akibat gempa. [Ant]

Lihat juga...