DPRD Kecewa Kualitas Pembangunan Dua Puskesmas di Balikpapan

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Balikpapan, kecewa dengan kualitas pembangunan dua puskesmas yang tengah dilakukan pada tahun anggaran 2018 ini. Kekecewaan itu muncul setelah Komisi IV DPRD Balikpapan melihat langsung hasil akhir dari pembangunan puskesmas tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Mieke Henny, menegaskan sangat kecewa dengan kualitas pembangunan kedua puskesmas, yaitu Puskesmas Lamaru dan Puskesmas Telaga Sari.
“Kami datang sesuai dengan tupoksi, yaitu pengawasan dan ingin tahu pembangunan fisiknya seperti apa. Apalagi, ini adalah fasilitas kesehatan yang pembangunannya menggunakan anggaran pemerintah,” ucapnya, usai meninjau langsung Puskesmas Telaga Sari, Rabu (17/10/2018).
Dia menyebutkan, kualitas pembangunan fisik untuk finishing-nya sungguh tidak sesuai harapan. Sehingga, pihaknya minta kepada pengawas lapangan, dalam hal ini Pemerintah Kota, melalui Dinas Kesehatan Kota, untuk menindaklanjutinya.
“Jujur kami sangat kecewa dengan kualitas pembangunan Puskesmas. Seperti di Lamaru, pemasangan bata ringan masih kosong atau ada celah, kualitas finishing-nya sangat tidak sesuai. Dan, di Telaga Sari kami sudah tandai bagian mana saja yang harus diperbaiki,” papar Mieke Henny.
Mieke mengatakan, sidak ini bagian dari pengawasan untuk mengetahui penyerapan anggaran, baik dari sisi program, waktu pelaksanaan, fisik maupun kualitas pelaksanaan.
“Sejak awal pembangunan atau pun rehabilitasi Puskesmas Telaga Sari, kami awasi. Karenanya setelah ini kita akan panggil dengan rapat dengar pendapat dengan konsultan pengawas pembangunannya,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dinas Kesehatan Kota, Tri Wulaningsih, menuturkan sangat mengapresiasi upaya DPRD yang meninjau langsung proses pembangunan, dan akan memperhatikan masukan hasil sidak Komisi IV DPRD.
“Kami akan tindak lanjut hasil sidak Komisi IV DPRD kepada konsultan, kita juga akan sampaikan. Kami hadir beberapa kali dengan konsultan saat pembangunan Puskesmas ini,” katanya, saat ikut mendampingi Sidak Komisi IV.
Puskesmas Telaga Sari saat ini sudah tahap penyelesaian akhir. Tersisa lima persen saja, yaitu untuk perbaikan drainase dan halaman parkir.
“Ya sisa lima persen lagi. Ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus 2018 untuk Puskesmas Telaga Sari, sebesar Rp2,6 miliar,” jelasnya.
Dia menambahkan, pembangunan Puskesmas Telaga Sari dilakukan sejak tujuh bulan lalu dengan dua lantai. “Masukan-masukan ini kita beritahukan kepada konsultan pengawas, ini juga dalam pemeliharaan dalam setahun,” ujar Tri Wulaningsih.
Lihat juga...