Ditekuk Real Betis, Status Milan di Liga Eropa, Kritis

Editor: Satmoko Budi Santoso

MILAN – Performa buruk AC Milan di babak pertama dan telat bangkit di babak kedua harus dibayar mahal. Rossoneri dipaksa takluk 1-2 dari Real Betis dalam lanjutan Liga Eropa. Kini status Milan pun dalam posisi kritis.

Rossoneri menjamu Real Betis dalam kondisi limbung setelah takluk dari Inter Milan pada laga bertajuk Derby Milan, beberapa hari sebelumnya. Namun Milan tidak bisa diperkuat Mateo Musacchio, Ignazio Abate dan Hakan Calhanoglu, sedangkan Mattia Caldara hanya menjadi penghias bangku cadangan.

Dari kubu Betis, kapten tim Joaquin dan sejumlah pemain lain seperti Cristian Tello, Andres Guardado and Javi Garcia. Sepanjang sejarah, kedua tim baru bentrok dua kali yakni pada laga pembuka Winner Cup September 1977. Saat itu Betis menang 2-0 di kandang dan takluk 1-2 di San Siro.

Pada pertemuan Jumat pagi, performa buruk Pepe Reina nyaris berbuah gol bagi Real Batis. Beruntung tembakan eks striker AS Roma, Tony Sanabria, gagal mencapai target. Sementara percobaan Tiemoue Bakayoko hanya berujung dengan sepak pojok.

Antonio Barragan kembali mengancam melalui sundulan kepala, namun masih melebar dan dibalas Gonzalo Higuain. Namun serangkaian percobaan yang dilakukan Real Betis akhirnya membuahkan hasil di San Siro melalui gol Tony Sanabria pada menit 30.

Betis nyaris menggandakan keunggulan, lagi-lagi melalui Sanabria. Namun kali ini belum membuahkan hasil. Sanabria kemudian membuang peluang emas melalui skema serangan balik.

Lo Celso giliran mendapat umpan silang dari sisi kiri, namun tembakan voly yang dilepaskannya masih melebar. Milan bukan tanpa peluang. Gonzalo Higuain mencoba peruntungan sebelum dihentikan Mandi.

Di babak kedua, Gennaro Gattuso mengubah formasi tim dengan menempatkan Patrick Cutrone di depan, dan Suso serta Castillejo mengapit dari samping. Alih-alih menyamakan skor, Giovani Lo Celso justru membuat Betis menjauh setelah melepas tembakan dari jarak 20 meter.

Milan tidak patah semangat, Castillejo mencoba peruntungan di menit 73 meski belum membuahkan hasil. Namun umpan silang yang dilepas Castillejon pada menit 83 akhirnya berhasil berbuah gol setelah dimaksimalkan dengan baik oleh pemain pengganti Patrick Cutrone.

Menit 89, Milan hampir mendapat hadiah penalty setelah Castillejo diganjal Bartra. Namun sliding tackle Bartra mengenai bola. Castillejo yang tidak bisa mengontrol emosi harus membayar mahal setelah diberi kartu merah oleh wasit. Hingga laga berakhir skor 1-2 tetap bertahan untuk kemenangan Real Betis.

Lihat juga...