Disdik Padang Optimis Lulusan SMK Mampu Buka Lapangan Kerja

Ilustrasi. Siswa SMK. Dokumentasi CDN
PADANG – Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Barat, Burhasman, mengatakan, praktik kerja untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), harus berorientasi bisnis dengan mengedepankan prinsip inovasi dan kreativitas, agar diterima oleh pasar.
“Lulusan SMK memang disiapkan untuk terjun langsung ke dunia kerja. Karena itu, praktik yang dilakukan harus berorientasi pada bisnis,” katanya, di Padang, Sabtu (29/9/2018).
Lulusan yang mampu berinovasi dan kreatif, jelas dia akan langsung diserap oleh dunia kerja atau malah menciptakan lapangan kerja sendiri.
Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran di Sumbar yang masih berkisar 5,58 persen, atau sekitar 152,2 ribu orang berdasarkan data BPS 2017.
“Lulusan SMK jangan malah menambah pengangguran, tetapi menjadi pembuka lapangan kerja,” ujarnya.
Menilik hasil karya siswa SMK dalam Gebyar Pendidikan 2018 yang tidak kalah dengan produk-produk yang ada di pasaran, Burhasman optimis hal itu bisa terlaksana.
“Produk berupa busana dan boga hasil siswa ini bisa langsung dipasarkan. Ini adalah modal untuk bisa bersaing setelah menamatkan pendidikan,” katanya.
Bahkan, produk berbasis teknologi yang dikembangkan siswa, idenya sangat kreatif. Misalnya, jemuran anti hujan yang dibuat sedemikian rupa hingga saat hujan turun, secara otomatis akan ada serupa atap yang bergerak otomatis meneduhi kain.
“Idenya bagus dan bisa terus dikembangkan,” katanya.
Ia berharap, dukungan semua pihak agar SMK terus bisa memberikan didikan yang baik dan berkualitas bagi siswanya. Salah satu dukungan itu melalui sumbangan pendidikan dari orang tua siswa. (Ant)
Lihat juga...