Petenis Meja Indonesia Siap Penuh Target Medali
JAKARTA – Petenis meja putera dan puteri Indonesia, yang bertanding memperebutkan lima set medali di Asian Games ke-18, Jakarta, siap memenuhi target. Sebelumnya, ketua umum PP PTMSI, Oegroseno, menargetkan tim Indonesia meraih medali disalah satu dari lima nomor yang dipertandingkan.
“Kita akan berjuang maksimal untuk memenuhi target tersebut. Kita berani, dan tidak takut menghadapi lawan dari negara manapun, karena mereka manusia dan kita juga manusia,” ujar pelatih petenis meja Indonesia Haryono Wong di Jakarta, Minggu (19/8/2018).
Dia menegaskan, petenis meja Indonesia, secara kualitas teknik makin meningkat. Terutama sejak menjalani pemusatan latihan intensif. “Persoalan mental perlu diperbaiki agar prestasi petenis meja tambah bagus,” tandasnya.
Untuk merealisasikan target, petenis meja Indonesia sudah dipersiapkan secara matang melalui pemusatan latihan di Cina, sejak akhir Februari 2018 lalu. Seluruh atlet, berlatih dan bertanding di negara itu selama lima bulan. Selama berlatih di Cina, menurut mantan petenis meja nasional Indonesia itu, petenis meja Indonesia berlatih di klub yang menghasilkan petenis meja dunia di negara tersebut, seperti Zhang Jike dan Ceng Meng.
Program-program latihan dilaksanakan dengan disiplin tinggi melalui metode yang tepat. “Pada pagi hari latihan teknik dan fisik, sorenya latih tanding dengan petenis meja asal China,” ujar Haryono yang pernah memperkuat Indonesia di ajang Sea Games.
Saat menjalani pemusatan latihan, petenis meja Indonensia juga mengikuti beberapa turnamen internasional di Cina serta kejuaraan di Swedia. Untuk di Swedia tim puteri Indonesia sukses meraih peringkat satu, setelah menang terus dari 24 negara peserta divisi tiga. Dan untuk pertama kali, sejak puluhan tahun lolos ke divisi dua.
Latihan ke Cina dinilai Haryono, merupakan tempat terbaik. Meski dalam kejuaraan seperti di Japan Open tahun ini, petenis meja Jepang Harimoto Tomozaki dibagian putera dan Mima Ito (puteri), sukses meraih emas tunggal setelah menumbangkan juara-juara dunia dari China.
Sebelumnya, Ketua umum PP PTMSI Oegroseno menargetkan raihan dua medali perak dan dua perunggu pada Asian Games 2018. Dari lima nomor yang dipertandingkan, ia memperkirakan nomor beregu putra dan ganda campuran lebih berpeluang meraih perak.
Target itu didasarkan pada capaian yang diraih petenis meja Indonesia saat mengikuti serangkaian kejuaraan internasional baik di Cina maupun Swedia serta perkembangan selama berlatih di Cina. Indonesia akan menurunkan 10 petenis meja yaitu Ficky Supit Santoso, Muhammad Bima Abdi Negara, Donny Prasetya Aji, Luki Purkani dan Deepash Anil Baghwani (putra), serta Gustin Dwijayanti, Lilis Indriani, Kharisma Nur Hawwa, Atikah Dwi Rahayu dan Rina Sintya (putri). Mereka ditangani oleh pelatih Haryono Wong dan Novita Oktariyani, sedangkan Sugeng Utomo Suwindo menjadi manajer tim. (Ant)