Nelayan Bali Sukses Budi Daya Kepiting di Hutan Mangrove
Editor: Koko Triarko
BADUNG – Pemanfaatan Mangrove sebagai tempat budi daya kepiting, memang cukup menjanjikan. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Nelayan Wanasari, di Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Buah manis dari menjaga serta melestarikan tanaman Mangrove selama puluhan tahun itu, masyarakat bisa membudidayakan kepiting bakau (Scylla Serrata), dan mereka bisa meraih penghargaan “Silpakara Nugraha”, yang merupakan sebuah penghargaan tentang inovasi di daerah pesisir, dari Gubernur Bali, sebagai juara satu pada tanggal 14 Agustus lalu.
I Made Sumase, ketua kelompok nelayan Wanasari, menjelaskan, awalnya pembentukan kelompok nelayan pembudidaya kepiting bakau ini berangkat dari semakin pesatnya pembangunan. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan budi daya kepiting.
