LAMPUNG – Memancing, menjadi salah satu hobi yang bisa dimanfaatkan untuk mengusir kebosanan. Bahkan bagi sebagian orang, memancing bisa dimanfaatkan untuk merelaksasi pikiran di akhir pekan.
Susilo, salah satu penghobi memancing asal Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, menyebut, memancing sebagai pengisi waktu luang. Salah satu spot memancing favoritnya adalah, Sungai Way Sekampung, tepatnya di jembatan kembar. Jembatan kembar merupakan spot favorit para pancinger, sebutan akrab para penghobi memancing. Lokasi yang berada 10 kilometer dari muara Sungai Way Sekampung di laut timur Lampung, masih mengalami fenomena pasang surut air laut.
Imbas pasang surut air laut, kawasan tersebut menjadi lokasi pembuatan tambak untuk budidaya udang vannamei dan bandeng. Bagi penghobi mancing, salah satu buruan favorit saat memancing adalah ikan Barramundi atau dikenal dengan kakap putih.
Ikan dengan ciri bersisik berwarna putih keperakan tersebut, kerap berhasil dipancing warga. “Saat akhir pekan, di sisi jembatan sebelah Kecamatan Pasir Sakti banyak warga yang memancing. Tepat berada di dua sisi jembatan sebelah Barat dan Timur yang sekaligus berfungsi sebagai peneduh,” terang Susilo saat ditemui Cendana News, Minggu (19/8/2018) sore.

Migrasi ikan kakap putih terjadi saat akan bertelur di perairan air asin, sebelum akhirnya kembali ke habitat air tawar. Habitat di area pertambakan, di wilayah Bandar Agung dan Pasir Sakti, cukup ideal untuk baramundi. Sumber pakan alami udang putih atau vannamei, membuat kakap putih mudah ditemukan.
Agustus yang kemarau, menjadi pilihan pemancing untuk menyalurkan hobinya. “Saat musim hujan, di bawah jembatan bisa tenggelam karena luapan air sungai dan laut bahkan bisa sampai ratusan meter, tapi saat kemarau pemancing bisa berteduh di bawah jembatan,” tambahnya.
Selain Barramundi, pemancing juga kerap memperoleh Ikan betutu, ikan patin, ikan nila, ikan kating dan beberapa jenis ikan air tawar lainnya. Memancing di sungai Way Sekampung, harus pintar membaca kondisi pergerakan air sungai saat pasang atau surut. Saat pasang jenis kakap putih bisa diperoleh. Sebaliknya saat surut, beragam jenis ikan air tawar bisa dipancing. Khusus untuk ikan kakap putih, umpan yang digunakan adalah udang putih atau vannamei.
Penghobi mancing lain, Rayon, rela berjam-jam menunggu umpannya disantap Barramundi. Bersama pemancing lain, menggunakan joran fiber, atau bambu untuk mencari ikan. “Memancing menjadi kegiatan rekreasi sekaligus melepas kepenatan saat sepekan sudah sibuk bekerja,” terang pemilik usaha ekspedisi tersebut.
Salah satu kepuasan yang diperoleh tentu saja, saat berhasil mengangkat ikan (strike) dan umpan disambar kakap putih. Rayon menyebut, bisa mengangkat ikan kakap putih seberat 6,5 kilogram tepat di bawah jembatan kembar Way Sekampung.