Ancam Ledakan Bom, Chile Tangkap Dua Warganya
SANTIAGO – Polisi Chile menangkap dua pria, yang dihubungkan dengan adanya ancaman bom. Penangkapan dilakukan setelah berhasil mendaratkan sembilan pesawat niaga di Chile yang datang dari Peru dan Argentina pada Kamis (16/8/2018).
Satuan khusus penumpas kejahatan tergalang, menangkap satu warga Chile yang berusia 29 tahun, di kota di bagian utara negeri itu, Antofagasta. “Penangkapan dilakukan sesudah menggunakan segitiga telepon saku untuk menemukannya,” Kepala Polisi Santiago, Jose Rivera Aedo, Sabtu (18/8/2018).
Pria itu ditangkap pada Jumat (17/8/2018) dini hari di rumahnya. Telepon yang ditemukan di sakunya, menjadi barang lain yang disita sebagai barang bukti. Orang, yang belum disebutkan namanya tersebut, direncanakan akan diadili di Santiago dengan tuduhan membuat ancaman peledakan. Perbuatan tersebut bertentangan dengan undang-undang keamanan negara.
Orang kedua, pria berusia 33 tahun, juga warga Chile, dan disebut bernama Boris Chacon Flores, ditahan di bandar udara Santiago pada Kamis (16/8/2018) sore. Flores ditangkap setelah diduga bercanda tentang bom di tas yang dibawanya dengan temannya. “Candaan tersebut disampaikan saat melewati petugas keamanan,” kata juru bicara jaksa Santiago West, Maria Angelica.
Tidak ada hubungan jelas di antara kedua orang yang ditangkap tersebut. Sementara, Kepala polisi Rivera menolak mengatakan, apakah pihak berwenang mencari tersangka lain dalam kasus tersebut. Ratusan penumpang dan barang bawaan mereka diturunkan di bandar udara di sekitar wilayah. Hal itu dilakukan, setelah muncul ancaman terhadap pesawat kelolaan LATAM, perusahaan besar penerbangan kawasan, dan Sky, perusahaan penerbangan murah Chile. (Ant)