Pengembangan Senkudaya Padang Terkendala Modal
Editor: Koko Triarko
PADANG – Sentra Kulakan Posdaya (Senkudaya) Padang, Sumatera Barat, telah berjalan sejak 2014. Keberadaannya banyak membantu perkembangan usaha rakyat di Kota Padang. Namun seiring waktu berjalan, ada persoalan yang membuat Senkudaya merasa modalnya terlalu minim.
Ketua Koperasi Hidayah Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat, yang mengurus Senkudaya di Padang, Dewi Novita, mengatakan, sokongan dana yang diberikan Yayasan Damandiri untuk Senkudaya setiap tahun sebesar Rp150 juta. Jumlah itu dinilai masih sedikit untuk mengisi kebutuhan mini market atau Senkudaya.
