Pelajar di Lamsel Siap Sambut Obor Asian Games 2018
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Menyambut perhelatan Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang, sejumlah elemen di berbagai daerah siap menggelar acara penyambutan. Tak kecuali, para siswa SMPN 1 Penengahan, Lampung Selatan.
Kepala Bidang Kurikulum SMPN 1 Penengahan, Drs. Supangat, menyebut siswa sekolah akan dilibatkan menyambut, jika Obor Asian Games 2018 melintas di Lampung Selatan.
Menurutnya, rencana tersebut melihat jadwal keliling kirab obor yang akan dibawa ke wilayah Lampung, sekitar bulan Agustus, nanti. Sesuai jadwal, katanya, kirab Obor Api Asian Games 2018 akan melintas di wilayah Palembang-Musi, Banyuasin-Pangungkal, Abab-Lematang, Ilir-Prabumulih-Ogan Ilir-OKI, pada 3-7 Agustus.
Selanjutnya, Obor Asian Games 2018 akan diarak ke wilayah Tulang Bawang dan wilayah Lampung pada 7-8 Agustus.
“Melihat jadwalnya, kirab obor akan melalui sejumlah kota di Lampung, jadi kita siapkan siswa untuk menyambut, teknisnya seperti ketika kunjungan Presiden ke Lamsel, siswa berjajar di Jalinsum membawa bendera merah putih menyesuaikan kondisi,” terang Supangat, saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (20/7/2018).
Ia juga mengatakan, pelaksanaan Asian Games XVII di Jakarta dan Palembang telah disosialisasikan kepada siswa. Bahkan, kegiatan olah raga Asian Games 2018 itu juga sekaligus menjadi materi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di antaranya jumlah negara peserta, waktu pelaksanaan, cabang olah raga yang dipertandingkan hingga maskot Asian Games 2018.
Menurut Supangat, materi tentang Asian Games diselipkan dalam kegiatan MPLS, mengingat Lampung menjadi provinsi tuan rumah pendukung dengan Sumatera Selatan, satu kota penyelenggara Asian Games 2018, selain Jakarta.
Keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera yang melintas di Lampung, diakuinya juga menjadi salah satu infrastruktur penunjang kegiatan Asian Games 2018. Sejumlah kuis sekaligus materi terkait Asian Games juga disampaikan dalam pelajaran olah raga bersama yang digelar di sekolah.
Supangat juga menyebut, telah menugaskan kepada guru bidang studi olah raga untuk menyelipkan materi terkait Asian Games 2018. Salah satunya, memperkenalkan logo Asian Games 2018, berupa sketsa tampak atas Stadion Utama Gelora Bung Karno, dengan matahari di bagian tengahnya.

“Hal-hal berkaitan dengan Asian Games sekaligus ikut mendorong siswa bisa ikut berprestasi dalam bidang olahraga”, katanya.
Tiga maskot Asian Games 2018 yang terdiri dari tiga satwa langka di Indonesia, yakni Kaka, Si Badak Bercula Satu, melambangkan Indonesia bagian Barat. Burung Cenderawasih yang dijadikan maskot bernama Bhin Bhin berasal dari Indonesia Timur serta Si Atung merupakan Rusa Bawean berasal dari Indonesia bagian Tengah.
“Kami tekankan kepada siswa, agar bisa mengikuti perkembangan Asian Games dalam berbagai hal, sebab bisa jadi akan menjadi materi ujian semester dalam beberapa bidang studi,” tegas Supangat.
Penyelenggaraan Asian Games 2018 juga mendapat respon positif dari salah satu dojo (tempat latihan) olahraga karate.
Khafid Ibrahim, anggota staf pelatih di dojo Anak Singkong, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, menyebut para siswa yang menekuni olahraga karate juga diajak untuk mengikuti perkembangan perhelatan Asian Games 2018.
