JAKARTA – Joshua Matulessy atau lebih dikenal dengan nama Jflow, termasuk penyanyi dan sekaligus penulis lagu yang cukup mumpuni. Di sampung itu, ia juga produser rekaman dan pemilik label rekaman Right Now Music.
Ketika didaulat untuk turut mengisi album Asian Games 2018 dan harus mengerjakan dengan tempo cepat, ia merasa gampang saja dan tak menemui kesulitan apa pun.
“Saat saya dihubungi untuk diberi kesempatan mengisi album Asian Games, saya hanya berpikir simple tentang puzle,“ kata Jflow, dalam peluncuran album ‘Energy of Asia’, dalam rangka Asian Games 2018, di Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).
Lelaki kelahiran 8 April 1985 itu, mengaku selalu menganggap kalau album itu ibarat puzle. Sebuah gambaran lengkap yang terdiri dari potongan-potongan.
“Saya ingin kalau lagu saya nanti terpilih masuk dalam album Asian Games 2018, harusnya menjadi pelengkap dari potongan-potongan. Jadi, saya berpikir kira-kira apa yang belum ada, potongan apa yang hilang yang belum dikerjakan sama yang lain yang bisa buat saya menjadi pas,“ ungkapnya lugas.
Waktu itu, JFlow mengamati list artis-artis yang mengisi album Asian Games berbeda-beda semua, style-nya, dan cara menyanyikan lagunya juga beda, itu semua beda.
“Saya lihat yang hiphop hanya saya saja. Saya memasukkan lagu yang unbeatable, yang akhirnya masuk ke dalam album Asian Games,“ beber bintang film Salawaku (2017) dan Boven Digoel (2017).
Proses kreatif pembuatan lagu tersebut, kata JFlow, waktu itu ia ingin membuat sesuatu yang bisa menceritakan, bahwa Indonesia adalah negara yang hebat, negara yang besar.
“Walaupun kita tidak punya sejarah gemilang di Asian Games, kita belum pernah menjadi juara umum, tapi kita negara yang hebat, negara yang besar, yang masyarakatnya tidak bisa dipecah-belah, kita itu unbeatable, saya ingin membuat lagu yang bisa membakar semangat para atlet untuk bertanding di Asian Games,“ paparnya.
Mengenai duetnya dengan penyanyi Dira Sugandi, JFlow menilai, bahwa Dira Sugandi itu penyanyi yang luar biasa.
“Waktu akan mengerjakan lagu di studio, saya hanya berpikir simple untuk bisa membuat lagu yang cepat dan yang tepat dinyanyikan oleh Dira,“ ujarnya.
JFlow mengaku sudah beberapa kali kerja bersama dengan Dira Sugandi, sehingga ia merasa tidak mengalami kesulitan, bahkan dalam kerja sama sudah ada chemistry-nya.
“Dira tahu saya cara kerjanya bagaimana, begitu juga saya tahu Dira seperti apa yang bisa kerja dengan cepat, Dira tahu kalau kita kerja sama selalu dadakan, last minute, saya hubungi Dira untuk besok datang ke studio, karena lagunya sudah ada dan langsung rekaman, kerja sama dengan Dira memang sangat menyenangkan, “ urainya.
Ada pun mengenai lagu yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari, JFlow punya cerita tersendiri.
“Saya ingin membuat lagu untuk perempuan merasa cantik, pada saat lagu itu dalam proses pengerjaan saya bertemu dengan Bunga Citra Lestari dan kita mendiskusikan banyak hal, dan akhirnya tercipta lagu untuk perempuan yang merasa cantik. Lagu itu berjudul ‘Dance Tonight’, yang masuk dalam album Asian Games yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari. Buat saya itu menjadi pelengkap potongan puzle-nya, karena belum ada lagu yang menceritakan atlet perempuan, jadi menurut saya pas,“ tegasnya.
JFlow menyampiakan, bahwa lagu-lagu dalam album ini pas seperti potongan-potongan puzle yang saling melengkapi.
“Anji membuat lagu tentang Jakarta Palembang yang jelas banget tentang penyelenggaraan Asian Games yang tempatnya di Jakarta Palembang, kemudian Once lagu tentang perjuangan atlet yang bertanding di Asian Games yang bisa dibilang sedang menaklukkan dunia, masing-masing memang seperti potongan-potingan puzle yang saling melengkapi,“ pungkasnya.