Padat Karya Serap Tenaga Kerja di Gianyar

Ilustrasi - subak yang menjadi contoh uji coba budidaya ikan di Desa Nyitdah Kecamatan Kediri Tabanan. Bali /Foto: Sultan Anshori.

GIANYAR – Program Padat Karya Tunai (PKT) di Kabupaten Gianyar, Bali, berhasil menyerap puluhan tenaga kerja lokal di daerah tersebut.

“PKT di daerah kami berhasil menyerap tenaga kerja dengan berbagai proyek perbaikan irigasi di daerah kami,” ujar Kepala Subak Desa Singakerta, Gusti Ngurah Gede di Gianyar, Bali, Sabtu.

PKT dilaksanakan untuk pembuatan saluran irigasi subak desa yang bersumber dari dana desa sebesar Rp78 juta dan berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 22 orang.

Para pekerja diupah sebesar Rp100.000 untuk tukang dan buruh Rp80.000. Dilakukan secara swakelola dengan waktu pengerjaan 90 hari.

“Dengan adanya UU tentang Desa, pemerintah memberi bantuan yang bermanfaat untuk masyarakat kecil dan dampaknya terasa oleh kami anggota subak,” tambah dia.

Subak tersebut diperuntukkan 86 KK dengan luas lahan 45 hektare ini, menghasilkan produksi 50 kilogram gabah. Subak ini terletak di samping jurang sehingga airnya tidak mengalir.

“Subak kami dari segi wilayah terlalu luas karena paling hilir dari 16 subak yang ada, dengan pembuatan irigasi ini diharapkan akan mempermudah aliran air,” kata dia.

Sama halnya dengan Desa Singakerta, di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar pun merasakan betul manfaat program padat karya dengan dana desa.

“Tahun ini dialokasikan Rp289 juta untuk jalan lingkungan dengan paving blok , dengan panjang jalan 1446 M. Jalan ini membuka akses masuk ke areal pendidikan (SD, TK), puskesmas, sarana olahraga, jalur pertanian dan pariwisata di tengah sawah,” ujar Kepala Desa Sayan, I Dewa Gede Agung.

Pengerjaan dilakukan selama 60 hari dengan menyerap tenaga kerja sekitar 36 orang dengan upah tukang Rp.120.000 dan buruh Rp.90.000 ribu. (Ant)

Lihat juga...