BBKSDA: Satwa Endemik Papua Sudah Semakin Langka

Cendrawasih [Dok.wwf.or.id]

JAYAPURA — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua mengajak warga dan berbagai pihak peduli terhadap satwa-satwa endemik di daerah paling timur Indonesia itu.

“Pekan lalu, kami baru menerima satwa titipan hasil operasi beberapa waktu lalu dari Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Seksi Wilayah Jayapura,” kata Kepala BBKSDA Papua Timbul Batubara di Jayapura, Sabtu (28/7/2018).

Menurut dia, totalnya sebanyak 38 ekor burung yang sudah diterima dan akan dirawat di kandang transit.

“Kami mengimbau para pihak agar lebih peduli dan menyadari bahwa satwa-satwa endemik Papua sudah semakin langka,” ujarnya.

Timbul mengatakan rusaknya habitat dan perburuan liar adalah penyebab utama menurunnya populasi mereka di alam.

Timbul Batubara juga mengatakan hal lain yang juga menjadi perhatian BBKSDA Papua adalah upaya konservasi di luar habitat alami (konservasi ex-situ) yang sebenarnya bisa melibatkan pihak ketiga.

Itu sesuai dengan peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 31/Menhut-II/2012 tentang lembaga konservasi, kata dia, dan lembaga konservasi itu ada dua, ada lembaga konservasi peruntukan umum dan lembaga konservasi peruntukan khusus.

“Disini kami kami mendorong pengeloaannya agar bisa dilakukan oleh pihak ketiga,” ujarnya.

Pihak ketiga dimaksud dalam hal ini misalnya pemeritah daerah setempat maupun swasta, tinggal bagaimana perizinan dan pengawasannya saja yang diatur dengan baik.

Lanjut dia, sebab bicara soal menyelamatkan lingkungan itu memang harus semua terlibat, tidak bisa hanya BBKSDA Papua semata.

Timbul berharap dari proses ini, kawasan-kawasan tersebut nantinya bisa digunakan untuk pendidikan bagi pelajar,mahasiswa dan peneliti.

Hal serupa juga disampaikan Kabid teknis BBKSDA Papua Askhari Masikki.

“Jadi jika kita memang peduli kita harus terlibat secara aktif untuk menjaganya, bagaimanapun mereka lebih indah saat hidup bebas di alam liar,” kata Askhari.

Askhari menambahkan kini BBKSDA Papua juga sudah memiliki call center dengan nomor 0823-9802-99-78 yang bisa dihubungi setiap waktu. [Ant]

Lihat juga...