Asian Games Ajang Perekat Persahabatan dan Perdamaian
Editor: Makmun Hidayat
JAKARTA — Asian Games bakal bergulir dalam hitungan hari. Event olahraga multinasional yang bakal digelar di Jakarta dan Palembang bukan sekadar event olahraga semata, namun juga harus bisa dimanfaatkan sebagai ajang perekat persahabatan dan perdamaian.
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyampaikan hal itu di sela pertemuan dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In, di Korea belum lama ini.
Pada kesempatan itu, Retno Marsudi hadir sebagai utusan khusus Presiden RI untuk menyampaikan secara langsung undangan Presiden Joko Widoro kepada Presiden Moon untuk hadir pada acara pembukaan Asian Games di Jakarta 18 Agustus mendatang.
Retno Marsudi juga menyambut baik rencana dua Korea, Korea Selatan dan Korea Utara yang akan membentuk tim bersama pada beberapa cabang olahraga di Asian Games tahun ini. Beberapa cabor yang akan dibentuk tim bersama itu antara lain bola basket wanita, kano dan dayung.
Presiden Moon seperti dilansir laman resmi Asian Games menyampaikan penghargaan terhadap konsistensi pemerintah Indonesia dalam mendukung perdamaian di Semenanjung Korea. Presiden Moon merujuk pada pesan perdamaian yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Duta Besar Korea Selatan dan Korea Utara di Jakarta pada 30 April 2018.
Pada kesempatan itu, Presiden Moon juga menyatakan sepakat dengan Menlu RI mengenai pentingnya peningkatan berbagai kerja sama konkret sebagai tidak lanjut Kemitraan Strategis Spesial yang telah dimiliki oleh kedua negara.
Sebelumnya Menlu RI telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Korea Selatan, Kang Kyung-wha di Seoul pada 26 Juli 2018.
Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Event olahraga multinasional ini akan diikuti 45 negara, mempertandingkan 463 nomor event dari 40 cabang olahraga.