RSUD Curup Kesulitan Tertibkan Pengunjung Merokok

REJANG LEBONG – Manajemen RSUD Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu kesulitan menertibkan aktivitas merokok di lingkunganya. Hal tersebut sering dilakukan oleh pengunjung keluarga pasien.

Direktur RSUD Curup Asep Setia Budiman mengatakan, pihaknya hanya memiliki empat petugas satpam. Dua orang bertugas pada siang hari dan dua lainnya bertugas di malam hari. Kondisi tersebut membuat aktivitas pengawasan tidak bisa belangsung secara intensif.

“Petugas Satpam RSUD Curup yang ada saat ini hanya empat orang. Di mana mereka dibagi dua orang bertugas siang dan dua orang petugas lainnya bertugas malam hari. Kami kesulitan untuk melarang mereka ini agar tidak merokok di kawasan rumah sakit,” ungkap Asep, Jumat (22/6/2018).

Banyaknya pengunjung atau keluarga pasien yang merokok di area rumah sakit tersebut sangat disesalkan. Seharusnya pengunjung saat memasuki gerbang rumah sakit sudah mematikan rokoknya, karena lokasi itu masuk dalam kawasan tanpa rokok.

Kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan larangan merokok di kawasan rumah sakit masih rendah. Kebiasaan mereka itu tidak sesuai dengan Perda No.7/2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang disahkan DPRD Rejang Lebong setahun lalu.

Warga saat masuk area rumah sakit seharusnya sudah tidak boleh merokok, baik di dalam maupun di luar gedung. Asap rokok yang dikeluarkan perokok selain bisa menghambat proses kesembuhan pasien yang dirawat di RSUD Curup juga menjadikan warga yang tidak merokok menjadi perokok pasif.

“Kasihan mereka yang terpapar asap rokok, apalagi pasien TBC asma, ISPA akut terlebih untuk anak-anak dan bayi. Selama ini kami sudah memasang papan peringatan larangan merokok dan stiker yang dipasang di berbagai sudut, tetapi tidak dipatuhi,” ujarnya.

Pantauan di kawasan RSUD Curup, menunjukan masih rendahnya kesadaran masyarakat di daerah itu untuk tidak merokok di tempat itu. Masih banyak puntung rokok yang ditemukan berserakan di lantai bagian depan maupun belakang rumah sakit. (Ant)

Lihat juga...