Pertamina Perkirakan Konsumsi Pertalite Menurun di Kepri

Ilustrasi - Foto: Dok CDN

BATAM — PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi Pertalite masyarakat di Kepulauan Riau akan menurun pada musim mudik Lebaran 2018 dibandingkan hari-hari biasa.

“Konsumsi Pertalite akan turun sebesar 21 persen dari penyaluran normal sebesar 259 kiloliter menjadi 204 kiloliter,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR 1 Rudi Ariffianto melalui pesan aplikasi di Batam, Kamis.

Selain Pertalite, Pertamina juga memperkirakan konsumsi bahan bakar nonsubsidi lainnya menurun selama musim mudik. Produk Pertamax Turbo diprediksi turun sebesar 12 persen yaitu dari penyaluran normal sebesar 59 kiloliter menjadi 52 kiloliter.

Begitu juga Solar/Biosolar akan mengalami penurunan sebesar 1 persen yaitu dari 282 kiloliter menjadi 279 kiloliter.

Penurunan penggunaan bahan bakar non subsidi itu karena sebagian besar masyarakat Kepri adalah pendatang, yang pulang ke kampung halaman masing-masing saat Lebaran, sehingga pengguna jalan dan konsumsi bahan bakar pun berkurang.

Penyaluran Premium di wilayah Kepri diperkirakan naik sebesar 1,6 persen dari penyaluran normal sebesar 796 kiloliter menjadi 808 kiloliter.

Ia mengatakan, pasokan BBM ke masyarakat di Kepri disediakan dari empat terminal BBM yaitu TBBM Kabil, TBBM Kijang, TBBM Tanjung Uban dan TBBM Natuna melalui 51 SPBU yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Sedangkan untuk kebutuhan bahan bakar Avtur di Bandara Hang Nadim, Kepulauan Riau diperkirakan meningkat menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H.

“Penyaluran harian normal avtur di Bandara Hang Nadim diperkirakan akan meningkat sebesar 12,41 persen pada H-7 dan H+7 yaitu dari 285 kiloliter per hari menjadi 320 kiloliter perhari,” kata dia.

Peningkatan kebutuhan bahan bakar pesawat itu sejalan dengan bertambahnya jadwal penerbangan sejumlah maskapai dari Batam menuju berbagai daerah di Indonesia.[ant]

Lihat juga...