Libur Lebaran, Peserta JKN-KIS Tetap Dapat Layanan Kesehatan

Editor: Mahadeva WS

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali/foto : Turmuzi

MATARAM – Libur lebaran tidak menghalangi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Mereka tetap berhak mendapatkan layanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. “Sebagaimana ketentuan undang-undang, peserta yang berada di luar kota dan tidak menetap dalam jangka waktu lama bisa mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Meskipun peserta itu tidak terdaftar di FKTP tersebut,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali, Rabu (6/6/2018).

Ketentuan tersebut telah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes). Dalam pemberian pelayanan faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan kepada pasien yang dilayani.

Kewajiban melayani peserta JKN-KIS luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP non Puskesmas seperti klinik Pratama. Termasuk dokter praktek perorangan yang membuka praktek pelayanan kesehatan dan telah menandatangani kerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Selain FKTP peserta juga bisa dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar setempat,” jelasnya.

Dalam keadaan kegawatdaruratan, seluruh fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjut wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Layanan harus diberikan selama peserta mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku. Dengan kondisi tersebut, peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa kartu JKN-KIS. Serta memastikan status kepesertaan aktif.

Sebelumnya, menghadapi mudik lebaran, rumah sakit umum daerah provinsi maupun kabupaten dan kota dan Dinas Kesehatan NTB memastikan layanan kesehatan ratusan Puskesmas disiapkan. Terutama Puskesmas yang lokasinya dilalui jalur masyarakat yang mudik.

Jumlah Puskesmas di NTB ada 169 unit. 80 persen di antaranya telah memiliki IGD dan siap melayani rujukan. Sebagai langkah koordinasi, Dinkes NTB telah mengirimkan surat edaran ke setiap Puskesmas melalui Dikes Kabupaten Kota mengenai layanan selama arus mudik lebaran.

“Dinkes NTB juga menyiapkan tim medis di setiap posko pengamanan lebaran sepanjang jalan raya, termasuk di terminal, pintu kedatangan dan keberangkatan di pelabuhan maupun bandara,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes NTB, Rohmi khoiriati.

Lihat juga...