FKUB dan RSSA Dirikan Gedung Pendidikan Terpadu
Editor: Mahadeva WS
MALANG – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) membangun Gedung Pendidikan Terpadu (GPT) FKUB-RSSA. Lembaga baru tersebut diharapkan dapat menghasilkan tenaga dokter, dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang akan menjadi tenaga profesional di tengah masyarakat.
“Selama ini kebutuhan untuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) memang belum memiliki gedung. Sehingga mereka hanya ikut di rumah sakit atau tempat dokter praktek saja, tapi Alhamdulillah Ibu Dekan FKUB punya inisiatif untuk membangun sebuah gedung untuk pendidikan yang di tempatkan di RSSA,” jelas Rektor UB, Dr.Ir. Mohammad Bisri, MS usai peresmian GPT FKUB-RSSA, Rabu (6/6/2018).
Kerja sama antara FKUB dengan RSSA adalah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT). Semakin berkembangnya teknologi dan keilmuan di dunia kedokteran dan ilmu kesehatan, mendorong pertumbuhan kebutuhan faktor pendukung serta sarana dan prasarana yang memadai. Keberadaanya untuk menunjang mutu dan kualitas pelayanan kesehatan.
Keberadaan lembaga pendidikan, diharapkan dapat menghasilkan tenaga kesehatan profesional untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Untuk itu kami ingin agar kerja sama ini bisa terus ditingkatkan antara FKUB dengan RSSA karena sama-sama mengemban amanah pendidikan,” ungkapnya.
Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan Profesi RSSA, M.Bachtiar Budianto, mengatakan, proses pendidikan PPDS selama ini belum memiliki kelas yang memadai. Aktivitasnya memanfaatkan ruangan yang ada di rumah sakit. Sementara ruangan yang ada di rumah sakit juga terbatas.

“Kami bersyukur UB berinisiatif membangun gedung bertingkat, sehingga ruangan-ruangan yang selama ini kita tempati bisa digunakan untuk memaksimalkan pelayanan karena kita akan boyongan ke gedung baru ini,” ujarnya.
GPT merupakan sarana penting bagi terlaksananya pelayanan dan pendidikan kedokteran. Gedung atau ruangan merupakan faktor penting dalam pelaksanaan pelayanan pendidikan dibidang kesehatan. Keberadaanya mendukung terwujudnya manajemen organisasi.
“Hubungan pelaksanaan pelayanan dan pendidikan seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Sehingga kami berharap sinergritas postif antar FKUB dengan RSSA akan berdampak langsung pada kepuasan masyarakat,” tuturnya.
Dekan FKUB, Dr.dr.Sri Andarini M.Kes menyebut, Gedung GPT merupakan bangunan ketiga yang dibangun oleh FKUB di lingkungan RSUD Dr. Saiful Anwar. Gedung tersebut memiliki luas bangunan 4.486 meter persegi. Fisiknya merupakan banguan bertingkat dengan jumlah lantai delapan.
Adapun fasilitas yang disediakan antara lain, ruang kelas untuk PS PDS Emergency Medicine (EM), ruang kelas PS PDS Patologi Anatomi (PA), ruang kelas PS PDS Mikrobiologi klinik dan ruang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kamar dokter muda (Koas) Putra dan Putri. Semuanya ada di lantai satu.
Kemudian di lantai dua sampai empat, dipergunakan untuk Program Studi PDS ilmu bedah. Di lantai lima untuk, jurusan Pendidikan Dokter Spesialis dan PS PDS Anastasiologi. Lantai enam untuk PS PDS Radiologi, lantai tujuh untuk PS PDS THT-KL dan lantai delapan untuk PS PDS Ilmu Kesehatan Mata.
“Dengan adanya gedung ini diharapkan proses pendidikan akan bertambah bagus dan maju sehingga pelayanan kesehatan yang ada di RSSA bertambah baik,” pungkasnya.