Kampung KB Binyeri Biak Bermanfaat Bagi Masyarakat
JAYAPURA — Kampung Binyeri, Distrik/Kecamatan Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua yang dicanangkan sebagai salah satu Kampung Keluarga Berencana (KB) pada Agustus 2017 membawa banyak manfaat bagi masyarakat setempat.
Kepala Kampung atau Desa Binyeri Yakob Binwasef ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Kamis, mengemukakan, berkat pencanangan menjadi Kampung KB pada 28 Agustus 2017, masyarakat itu kini merasakan aneka manfaat secara langsung.
Yakob mengatakan, berkat sinergitas yang terbangun antara lintas sektor yakni Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Biak Numfor serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Saya selaku pimpinan di kampung ini menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada BKKBN Papua atas pencanangan Kampung KB yang membuat banyak instansi bisa datang membantu kami. Semua ini berkat Kampung KB,” katanya.
Menurut dia, sejumlah OPD dimaksud yang sudah datang memberikan bantuan di Kampung Binyeri antara lain Dinas Perikanan Biak Numfor yang telah menyerahkan 40 unit freezer atau pendingin dan 40 coolbox pada tahun 2017 sebagai tempat penyimpanan ikan hasil tangkapan warga.
Selain itu, kata dia, kini bantuan motor tempel dan fiber bagi nelayan di kampung itu juga sedang dalam proses pelelangan di dinas terkait.
“Kemudian Dinas Pariwisata Biak Numfor juga membantu kami dalam bina wisata kampung. Lalu perumahan stimulan sebanyak 35 unit dari Kementerian PUPR juga sedang dibangun, serta Dinas Pertambangan dan Mineral yang siap mengebor air minum,” ujarnya.
BUMN yang mau datang, yakni Pertamina Marketing Operasional Region VIII Papua-Maluku, kini sedang mempersiakan diri untuk berkunjung ke desa ini guna merenovasi gedung sekolah SMA Negeri Samber dan SD YPK Baitel Samber.
Untuk kesehatan, menurut dia, perkembangan jarak kelahiran anak tiap keluarga rata-rata sudah dua tahun.
Kampung Binyeri terletak sekitar 23 kilometer arah Barat Kota Biak. Kampung yang memiliki jumlah penduduk 426 jiwa dengan 98 Kepala Keluarga itu adalah kampung nelayan yang paling banyak menyuplai ikan ke Pasar Biak.
Sejak 28 Agustus 2017 desa ini dicanangkan menjadi Kampung KB oleh Kepala BKKBN Pusat Dr. Surya Chandra Surapaty dan Bupati Biak Numfor Thomas E. Ondi.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Charles Brabar ketika dikonfirmasi, mengapresiasi animo dan semangat Kepala Kampung Binyeri dan seluruh warganya atas program Kampung KB yang dicanangkan.
Charles juga berterima kasih kepada sejumlah OPD dan lembaga yang telah mendukung program Kampung KB di Binyeri dengan bantuan yang riil untuk membangun sektor ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat setempat.
“Kampung ini layak menjadi percontohan Kampung KB di Papua. Saya berharap, sinergitas ini terus terjaga dan animo masyarakat tetap tinggi demi membangun kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sebagai Keluarga Berencana, kata dia, ia menginginkan agar keluarga maupun secara kampung perlu ada perencanaan yang matang agar keluarga muda juga harus disiapkan dari sisi ekonomi dan lain-lain.
“Kampung ini dijadikan kampung percontohan bagi kampung lain. Jadi saya berharap semangat pemimpin dan warga ini tetap dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Bina Kesertaan Keluarga Berencana Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus pada BKKBN Pusat Nerius Auparay mengatakan masyarakat Binyeri harus memahami bahwa Kampung KB berbeda dengan Program KB yang menawarkan sejumlah alat kontrasepsi.
“Jadi dengan Kampung KB ini dimaksudkan kami dari BKKBN membuka jalan agar instansi lain bisa masuk untuk membantu masyarakat di berbagai sektor,” tambah Nerius.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Perwakilan BKKBN Provinsi Papua dan Pusat menggelar kegiatan Pengembangan “Center of Excellent” bertajuk Pengelolaan Kampung KB di Kampung Binyeri pada Rabu (6/6).
Momentum akbar yang berlangsung sehari di Balai Kampung Binyeri itu diikuti ratusan kader PKK dari Kampung Binyeri dan Samber. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BKKBN Agus Nur Santoso, SE dan sejumlah Kepala Bidang di lingkup BKKBN Provinsi Papua.[ant]