Hitung Cepat, Asrun Kalah di Pilgub Sultra

Ilustrasi, -Dok: CDN

KENDARI – Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor urut dua Asrun kalah dari dua pasangan pesaingnya di Pilkada 2018. Tersangka kasus korupsi yang kini di tahan oleh KPK tersebut, raihan suaranya berada di posisi ketiga dari tiga pasangan calon yang mengikuti Pemilihan Gubernur Sultra.

Lembaga Survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) menyatakan, pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas (Aman) unggul pada hasil hitung cepat Pilkada Sultra. Manager Riset JSI, Andi Nugroho mengatakan, hitung cepat didapatkan dari 300 TPS yang tersebar di Sultra dan dipilih secara acak.

Pasangan nomor urut dua Asrun-Hugua mendapatkan suara 25,07 persen, sedangan nomor urut tiga Rusda Mahmud-Sjafei Kahar mendapatkan suara 30,81 persen. “Pasangan calon Ali Mazi dan Lukman Abunawas berhasil mendapatkan suara 44,04 persen pada Pilgub Sultra 2018 berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) di 300 TPS dari 4.909 TPS se Sultra dengan ‘margin error’ 1 persen,” kata Andi, Rabu (27/6/2018).

Sementara itu, Lembaga survei The Haluoleo Institue (THI) merilis, hasil perhitungan cepat Pilkada Sultra yang dilakukan menempatkan pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas unggul dari dua pasangan lainnya. Hasil survei metode penghitungan cepat, menyatakan kemenangan diraih pasangan urut satu Ali Mazi-Lukman Abunawas dengan presentase diatas 42,72 persen.

Pasangan nomor urut dua, Asrun-Hugua mendapat suara 25,07 persen, sementara pasangan urut tiga Rusda Mahmud-Sjafei Kahar mendapatkan suara 32,22 persen. Direktur The Haluoleo Insititute Naslim Sarlito Alimin mengatakan, hasil perhitungan cepat itu berasal dari 308 sampel TPS dari total 4.909 TPS se Sultra.

Pilkada Sultra diikuti oleh tiga pasangan calon yakni, pasangan nomor urut satu Ali Mazi-Lukman Abunawas yang diusung oleh Partai Nasdem (3 kursi) dan Partai Golkar (7 kursi), total 10 kursi di DPRD Sultra.

Pasangan urut dua Asrun-Hugua yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (9 kursi), PDIP Perjuangan (5 kursi), PKS (5 kursi), Hanura (3 kursi) dan Gerinda (4 kursi) total 26 kursi di DPRD Sultra. Pasangan urur tiga Rusda Mahmud-Sjafei Kahar diusung oleh partai Demokrat (6 kursi), Partai Persatuan Pembangunan (2 kursi) dan Partai Kebangkitan Bangsa (1 kursi) total 9 kursi di DPRD Sultra. (Ant)

Lihat juga...