Dewan Pendidikan Dukung Audit Kenaikan SPP SMA/SMK di Surabaya
SURABAYA — Dewan Pendidikan Kota Surabaya mendukung adanya audit terkait dengan wacana kenaikan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) SMA/SMK di Kota Pahlawan itu.
Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Martadi mengatakan penyelenggaraan pendidikan seharusnya tidak terlalu membebani masyarakat, khususnya dengan adanya wacana kenaikan SPP.
“Tentu ini akan berdampak pada menurunnya potensi pendidikan. Kalau biaya dituntut meningkat, sementara daya beli masyarakat tetap, kan tentu menimbulkan potensi berhenti bersekolah,” sebutnya di Surabaya, Kamis (21/6/2018).
Untuk itu, lanjut dia pihaknya mendukung adanya audit yang dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari komite sekolah, universitas, dan stakeholder lainnya terkait.
“Hal ini perlu dilakukan agar jangan sampai kenaikan SPP itu didasari pada perasaan kurangnya biaya operasional saja,” ujarnya.
Apalagi, menurutnya selama ini sekolah sudah mendapatkan bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan dari APBD Jawa Timur.
“Seharusnya itu dirincikan dulu, baru bicara masalah kekurangannya dibidang apa,” lanjutnya.
Sementara anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur (Jatim), Biyanto menyebutkan surat edaran Gubernur Jatim sejatinya sudah melalui proses kajian. Namun, dia tidak menampik bahwa faktanya, di lapangan banyak sekolah yang memutuskan menempuh rencana kenaikan SPP untuk menutup biaya operasional sekolah.
Ia menyatakan, opsi tersebut harusnya ditempuh dengan mekanisme audit dan diskusi bersama dengan komite sekolah.
“Tujuannya mencari tahu kira-kira kurangnya itu dimana,” tambahnya. [Ant]