BUMDes Desa Dangu Kembangkan Budidaya Ikan

Ilustrasi/ Foto: Dokumentasi CDN

BARABAI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dangu di Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan fokus mengembangkan budidaya ikan nila. Upaya tersebut untuk  mendorong peningkatan pendapatan masyarakat lokal.

Kepala Desa Dangu Suhrani mengatakan, sebelumnya BUMDes ini dibentuk melalui dana desa untuk mendongkrak pendapatan desa. “Melalui APBdes dianggarkan Rp50 juta untuk membentuk BUMDes dan sekarang mencoba usaha budidaya ikan nila,” jelas Suhrani, Jumat (22/6/2018).

Pembentukan BUMDes tersebut mengikuti program pemerintah dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelolanya secara profesional. Dan nantinya masyarakat akan mendapatkan bagian dari sistem keuntungan bagi hasil. “Bagi hasil usaha merupakan pendapatan BUMDes yang diperoleh selama satu tahun dan dikurangi dengan penyusutan serta pajak pada tahun tersebut,” tutur Suhrani.

Dari perencanaan yang disusun, pembagian keuntungan tersebut, 10 persen untuk penambahan modal usaha, 25 persen pendapatan asli desa, 5 persen untuk penasehat dan badan pengawas, 35 persen untuk pengelola operasional, 5 persen untuk pendidikan dan sosial serta 15 persen untuk cadangan kegiatan desa.

Jenis usaha budidaya ikan nila diharapkan bisa memenuhi kebutuhan ikan air tawar warga desa setempat. Sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang belum punya pekerjaan tetap.

Ketua pelaksana BUMDes Muhammad Yusni mengatakan, potensi perikanan di Desa Dangu cukup tinggi karena di wilayah aliran Sungai Batang Alai. Saat ini di BUMDes dengan nama Muda Berkarya ini memiliki 9 pengurus terdiri dari satu orang penasehat, empat orang pelaksana dan pengawas. “Desa Dangu dekat dengan aliran sungai sehingga kami tertarik untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar,” pungkas Yusni. (Ant)

Lihat juga...