Peran Bidan di Perbatasan, Strategis

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, mengakui tentang peran bidan yang strategis, karena masalah kesehatan menjadi persoalan serius perbatasan selama ini.

Terkait hal itu, kegiatan pendidikan dan latihan prajabatan bagi tenaga bidan dan penyuluh pertanian belum lama ini adalah upaya pihaknya, didukung Pemprov Kaltara untuk mengatasi hal itu.

Jumlah peserta diklat prajabatan formasi khusus sebanyak 40 orang, terdiri 27 tenaga medis dan 13 tenaga harian lepas penyuluh pertanian bertempat di Gedung BKPSDM Kabupaten Nunukan.

Prajabatan yang berlangsung 7-15 Mei 2018 ini dengan nara sumber dari Lembaga Administrasi Negara Samarinda, Kaltim menggunakan anggaran 2018.

Asmin Laura Hafid memberi semangat kepada peserta diklat prajabatan, agar dapat mengikuti seluruh materi dengan baik dan lulus diklat prajabatan ini.

Pada kesempatan itu, dia menambahkan, diklat ini sebagai pembekalan bagi calon PNS dalam meningkatkan semangat dan etos kerja, kedisiplinan, serta keterampilan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi yang dibebankan saat berada di unit kerja masing-masing.

“Saya minta peserta diklat pra jabatan ini benar-benar diikuti dengan seksama dan penuh kedisiplinan,” katanya, Jumat (11/5/2018).

Menurut dia, diklat prajabatan wajib diikuti oleh CPNS dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan dalam bekerja.

Tenaga bidan dan penyuluh pertanian di Kabupaten Nunukan sangat dibutuhkan dalam menopang keberhasilan program kerja Pemkab Nunukan. (Ant)

Lihat juga...