NTT Miliki Dua Kapal Ternak dari Program Tol Laut

Editor: Mahadeva WS

MAUMERE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT kembaIi mendapatkan bantuan kapal ternak dari program tol laut. Dengan demikian, saat ini Pemprov NTT sudah memiliki dua kapal ternak.

Dari agenda pengadaan kapal ternak, Pemprov NTT masih akan mendapatkan satu lagi kapal ternak. Dari pengadaan lima kapal ternak yang sedang dibangun Kementerian Perhubungan RI, NTT telah disepakati mendapat tiga kapal. “Saat ini kita sudah memiliki dua kapal ternak dari program tol laut dimana sekali angkut setiap kapal bisa membawa 500 ekor sapi. Adanya tol laut ternak ini bisa menggerakan perekonomian di NTT,” sebut Gubernur NTT Drs.Frans Lebu Raya, Jumat (11/5/2018).

Gubernur NTT Drs.Frans Lebu Raya (depan). Foto : Ebed de Rosary

Gubernur dua periode tersebut menyebut, kapal ternak yang diperbantukan tersebut sangat bagus. Kapal dilengkapi pendingin ruangan. Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan kapal penyeberangan antar pulau dan kapal fery di yang ada di NTT. “Saya katakan ke Presiden Jokowi, kapal ternak ini luar biasa. Menggunakan pendingin ruangan tapi kami punya kapal Feri yang muat manusia di NTT kondisinya sangat mengenaskan sekali. Presiden langsung katakan nanti kita akan benahi agar para penumpang semakin nyaman,” tuturnya.

Kepala Dinas Peternakan NTT Dani Suhadi menyambut baik rencana pemerintah menambah kapal ternak satu lagi bagi NTT. Keberadaan kapal ternak tersebut dibutuhkan untuk mengangkut ternak dari seluruh wilayah di NTT. Keberadaanya untuk membantu pengiriman ternak khusunya ke Pulau Jawa.

Selama ini pengiriman dilakukan dengan menggunakan kapal kontainer. “Kebutuhan untuk NTT itu minimal tiga kapal ternak karena jumlah pengiriman secara tahunan itu kurang lebih 60 ribu ekor sapi. Kapal ternak menjadi inisiatif pemerintah untuk membangun perekonomian Indonesia bagian timur di mana Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur memiliki potensi ternak sapi yang tinggi,” tuturnya.

Lebih dari separuh pasokan ternak sapi lokal di Indonesia berasal dari Nusa Tenggara. Ternak sapi tersebut dikirimkan ke seluruh wilayah Indonesia, terutama ke Pulau Jawa. Dengan adanya kapal ternak ini diharapkan peternak di NTT semakin bergairah beternak khususnya sapi dan kambing.

Dirut Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra menyebut, Pelindo III berkomitmen akan membangun dermaga khusus kapal barang di hampir semua wilayah di NTT. Hal itu untuk memaksimalkan pelayanan barang dan jasa.

“Jika dilihat, perekonomian di NTT sangat bagus namun minimnya infrastruktur dermaga membuat kapal-kapal berukuran besar tidak bisa bersandar. Sebagai komitmen BUMN membangun negeri, Pelindo III juga hadir di NTT agar bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi dan membuat masyarakatnya sejahtera,” ungkapnya.

Lihat juga...