BPS: Inflasi Indonesia April 2018 Sebesar 0,10 Persen
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat menyebutkan, sepanjang April 2018 Indonesia tercatat memgalami Inflasi yaitu sebesar 0,10 persen. Sementara berdasarkan tahun kalender yaitu antara Desember 2017 hingga April 2018 tercatat sebesar 1,09 persen.
“Sedangkan perkembangan Inflasi berdasarkan tahun ke tahun atau Year on Year (YoY) tercatat sebesar 3,41 persen,” Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti di Jakarta, Rabu (2/5/2018).
Menurutnya Inflasi sepanjang April 2018 bisa dikatakan relatif rendah dan tetap terjaga dalam kisaran di bawah 1 persen.
“Inflasi Indonesia sepanjang April 2018 yang mencapai 0,10 persen yang cukup terkendali dengan memperhitungkan target Inflasi tahunan yang telah ditetapkan Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yaitu tidak boleh lebih dari 3,5 persen,” jelasnya di Jakarta, Rabu (2/5/2018).
Berdasarkan pemantauan, dari 82 Kota di Indonesia, Indeks Harga Konsumen (IHK) sebagian besar tercatat mengalami Inflasi. Hanya 28 Kota dilaporkan mengalami Deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Merauke, sebesar 1,32 persen. Sedangkan terendah tercatat terjadi di Padang dan Kudus yaitu sebesar 0,01 persen.
Deflasi tertinggi terjadi di Tual, sebesar -2,26 persen. Sedangkan terendah terjadi di Bandar Lampung dan Tegal, sebesar -0,01 persen.
“Inflasi yang terjadi dipengaruhi oleh datangnya masa musim panen padi, sehingga secara otomatis juga ikut mempengaruhi harga yang stabil dan stok ketersediaan beras yang cukup,” pungkas Yunita Rusanti.