BI Kalsel Sediakan 3,6 Triliun Uang Baru

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BANJARMASIN — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan pada momen Ramadhan Tahun 2018 menyediakan uang baru sebesar Rp3,6 Triliun.

Angka ini sendiri diklaim Kepala BI Perwakilan Kalsel, Herawanto, lebih besar dibandingkan dengan yang disediakan pada 2017 lalu yang hanya mencapai Rp2,2 Triliun.

“Sebenarnya kebutuhan uang baru untuk tahun ini kita prediksi sekitar Rp2,7 Triliun. Namun agar tidak kekurangan stok kita sediakan hingga Rp3,6 Triliun,” tegasnya di Banjarmasin, Selasa (22/5/2018).

Untuk pecahan yang disediakan mulai Rp1.000 hingga Rp100.000. Hal ini mengingat, uang kecil maupun besar sangatlah dibutuhkan masyarakat.

“Kalau yang kecil biasanya paling banyak dicari dekat momen mudik lebaran untuk dibagi-bagi pada sanak saudara. Sedangkan yang besar pada saat pertengahan bulan Ramadhan untuk membeli beragam baju lebaran,” ungkapnya.

Agar masyarakat mudah mendapatkan uang baru pihaknya mulai membuka kegiatan kas keliling di berbagai daerah dengan menyasar tempat-tempat keramaian, salah satunya Pasar Tradisional.

Selain itu upaya lainnya adalah bekerjasama dengan berbagai perbankan konvensional hingga syariah untuk ikut menyediakan layanan tukar uang baru kepada masyarakat.

“Dengan berbagai hal yang sudah kita lakukan ini hendaknya masyarakat tidak perlu membeli uang baru di pedagang dadakan. Karena selain harus mengeluarkan biaya tambahan, sangat rawan dimanfaatkan oknum untuk menyelipkan uang palsu,” pungkasnya.

Lihat juga...