Arus Mudik, Pertamina Siagakan 60 Titik Kios BBM
TEGAL – PT Pertamina (Persero) menyiagakan 60 titik kios BBM kemasan atau KiosK Pertamax. Kios tersebut untuk memenuhi permintaan konsumen saat mudik Lebaran 2018 tersebut tersebar di Jawa dan Sumatera.
Retail Fuel Marketing Rayon 4 Pertamina Karesidenan Pekalongan, Fachrizal Imaduddin mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu satu kios BBM dapat melayani konsumen hingga 168 ribu liter Pertamax setiap harinya. Sementara SPBU maksimal hanya melayani 60 ribu liter per hari. “Ini artinya konsumen berpindah dari SPBU ke kios,” kata Fachrizal kepada wartawan saat memperkenalkan KiosK Pertamax di SPBU Muri, jalur Pantura Tegal, Jawa Tengah, Rabu (30/5/2018).
KiosK Pertamax menjadi salah satu alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU. KiosK Pertamax akan beroperasi mulai H-15 Idul Fitri 2018. BBM yang disediakan jenis Pertamax untuk bahan bakar jenis bensin dan Pertamina Dex untuk bahan bakar diesel.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan, penyebaran KiosK Pertamax lebih banyak di Pulau Jawa. Hal itu mempertimbangkan konsentrasi pemudik secara nasional lebih banyak di Jawa. Adapun jumlahnya dibagi di Jawa Barat ada 23 titik, Jawa Tengah dan DIY 25 titik, serta Jawa Timur 10 titik.
Untuk Jawa Barat, KiosK Pertamax tersedia di jalur tol dan non-tol, yakni di Bekasi, Karawang, Cikampek, Dawuan, jalur non-tol ke arah Tasikmalaya, serta perbatasan Cirebon-Brebes. Sementara di Jawa Tengah KiosK Pertamax berada di Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Kendal, Ungaran, Salatiga dan jalur Tol Fungsional Sragen.
Di Jawa Timur jumlah KiosK Pertamax relatif sedikit dibandingkan Jawa Barat dan Jawa Tengah, karena jumlah pemudik sudah mulai berkurang. KiosK Pertamax dapat ditemui di jalur Ngawi, Madiun, Wilangan, Kertosono, Mojokerto, serta jalur Gempol – Pasuruan.
Selain dijual menggunakan mobile dispenser yang langsung terhubung dengan mobil storage BBM SPBU berkapasitas 8.000 liter. BBM juga disediakan dalam kemasan jeriken atau kaleng berkapasitas 10 liter, yang akan didistribusikan oleh para motorist BBM kepada pengguna jalan bila terjadi kemacetan.
Di setiap kios akan disiagakan dua mobil storage BBM SPBU untuk menjamin ketersediaan pasokan. Harga jual BBM di kios sama dengan yang dijual di SPBU yakni Rp8.900 per liter untuk Pertamax di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sedangkan Pertamina Dex dijual dengan harga Rp10.000 per liter di Jawa Barat serta Rp10.100 per liter di Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Ant)