Sumut Pasok Ikan Pakang ke Aceh

Ikan, hasil laut - Dok: CDN

JATHO – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memasok ikan pakang atau lebih dikenal dengan sebutan ikan kapas (kerupuk ikan) ke sejumlah pasar di provinsi paling ujung barat Sumatera untuk memenuhi permintaan pasar.

“Ikan pakang ini hasil produksi petani Sibolga (Provinsi Sumatera Utara),” kata salah seorang pedagang ikan kering eceran Didi di Pasar Lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar, Provinsi Aceh, Minggu.

Pedagang eceran itu mengakui, pekan lalu ikan pakang sempat kosong di sejumlah pasar di wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh, kemudian sejumlah pedagang menghubungi penyalur ikan dari Sumut.

“Produksi (ikan pakang) petani lokal terbatas dan tidak mampu memenuhi pasar. Untuk memenuhi permintaan pasar pedagang pesan dari Sibolga (Sumut),” akuinya.

Lebih lanjut katanya, harga ikan asing (kering) di sejumlah pasar sangat tergantung pada pasokan barang dan jika pasokan normal harganya ikan pakang berkisar dari Rp80.000 sampai dengan Rp100.000/ Kg.

“Sudah seminggu lalu harga ikan pakang naik dan sekarang harga eceren bertahan di Rp120.000/Kg,” jelas.

Salah seorang pembeli mengakui, ikan pakang itu sudah menjadi salah satu jenis barang langka dan agak susah didapatkan di pasar sejumlah pasar.

“Meskipun mahal tetap saja dibeli secukupnya, karena keluarga pesan. Kriuk seperti kerupuk dan lumayan enaknya,” ujar ibu rumah tangga Nurlaila di Pasar Lambaro, Aceh Besar. (Ant)

Lihat juga...