Sumbar Segera Kirim 20 Ton Beras ke Batam

Editor: Satmoko

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Provinsi Sumatera Barat Heri Nofriadi/Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah mempersiapkan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam, Kepri untuk mengirim beras.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Provinsi Sumatera Barat, Heri Nofiardi mengatakan, untuk payung hukum kerja sama dalam penyediaan bahan pangan antara Pemprov Sumbar dengan Pemko Batam telah disiapkan.

“Untuk penyaluran beras yang menjadi prioritas kerja sama tersebut diupayakan dapat terlaksana dalam waktu dekat ini,” katanya, ketika dihubungi, Sabtu (7/4/2018).

Ia menyebutkan, saat ini beberapa gabungan kelompok tani (gapoktan) yang berada di bawah binaan Dinas Pangan Sumbar juga telah sepakat untuk menyiapkan beras sesuai dengan kebutuhan Batam.

“Jadi setelah kita berbicara antara kedua pihak, maka kebutuhan beras Batam setiap bulannya mencapai 20 ton. Kita siap untuk memenuhi itu, karena di Sumbar surplus beras,” ucapnya.

Untuk itu, katanya, agar kesepakatan itu bisa berjalan, kedua belah pihak tengah menunggu perjanjian kerja sama dalam penyediaan pangan.

Ia menjelaskan, dalam kesempatan itu tidak hanya diatur tentang kebutuhan beras, tapi juga sistem pembayaran dan penyaluran yang akan digunakan.

Pengiriman beras ke Batam, tidak akan menggunakan transportasi darat, tapi dikirimkan menggunakan penerbangan langsung dari Padang ke Batam untuk mempercepat pengiriman, dan memperkecil biaya transportasi.

“Kalau menggunakan transportasi darat kemungkinan biaya transportasinya cukup besar,” ujarnya.

Untuk itu, saat ini Pemko Batam telah memasukkan surat ke salah satu maskapai penerbangan untuk rute Batam-Padang. Selain surat untuk izin membawa beras, juga akan memasukan surat ke maskapai, agar biaya untuk pengiriman beras tersebut lebih murah.

Rencananya selain beras, Pemko Padang juga berkeinginan cabai rawit dan jeruk Sumbar ikut pula, agar dapat mengisi pasar di Batam. Sebab komoditi tersebut cukup banyak diminati oleh masyarakat di Kota Batam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi juga mengatakan, dalam kerja sama tersebut, berkemungkinan akan melibatkan BUMD di Sumbar dan Pemko Batam dalam mengkoordinir pedagang dan gapoktan, yang akan menjadi bagian dari kerja sama dalam penyaluran beras dari Sumbar ke Batam.

“Untuk Sumbar, bisa jadi PT Grafika yang mengkoordinir 32 gapoktan yang berada di bawah binaan Dinas Pangan Sumbar dalam penyaluran beras berkualitas dan bersertifikat dari Sumbar,” ucapnya.

Hal ini mengingat kerja sama dimaksud dalam jumlah besar. Tentunya butuh jaminan ketersediaan pangan, harga dan kelancaran pembayaran serta pengiriman, agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

Lihat juga...