Sebuah Truk Terbakar di Atas KMP Portlink III
Editor: Irvan Syafari
LAMPUNG — Sebuah truk fuso dengan nomor polisi K 1832 BS berwarna oranye di atas KMP Portlink III lintas Selat Sunda terbakar. Menurut Ferry Hendri Yamin, petugas keselamatan berlayar penjagaan dan patroli dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Bakauheni, truk terbakar saat akan menuju dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Kerusakan cukup parah terjadi pada bagian ruang kemudi dan bagian bak.
Petugas kapal Portlink III sudah melakukan proses pemadaman saat peristiwa tersebut terjadi. Berdasarkan pemeriksaan awal kendaraan truk tersebut bermuatan makanan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hingga kini petugas disebutnya tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran truk dari pelabuhan Merak tersebut.
“Betul mas,truk terbakar sudah dievakuasi menggunakan kendaraan derek saat mendarat di pelabuhan Bakauheni karena kejadian terbakar saat berlayar,lebih lanjut nanti kami informasikan,” kata Ferry saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (11/4/2018).
Berdasarkan estimasi awal kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah dan beruntung kebakaran tidak menjalar ke dek kendaraan. Hingga berita ini diunggah Cendana News petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Lampung Bengkulu, KSOP Bakauheni dan PT ASDP dan kepolisian tengah menyelidiki peristiwa tersebut.
Ferry mengaku belum mendapat laporan berita acara insiden truk terbakar tersebut. Ia menyebut, KSOP tengah menunggu laporan resmi kronologis truk terbakar yang terjadi sekitar pukul 09.30 tersebut.
Pasca dievakuasi kendaraan truk yang terbakar segera dibawa ke darat dan petugas tengah menggali keterangan dari pengemudi dan saksi saksi. Sejumlah kendaraan lain bahkan sudah keluar dari kapal dan sementara kapal disandarkan di dermaga pelabuhan Bakauheni untuk pemeriksaan.
“Kami sedang mengumpulkan keterangan lebih lanjut, hasilnya akan kami sampaikan kemudian,” tutup Ferry.
Peristiwa truk terbakar dalam KMP Portlink III tersebut berdasarkan pantauan Cendana News tidak mengakibatkan gangguan jasa penyeberangan. Sejumlah kendaraan yang akan menyeberang dari pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya terlihat masih normal.
Arus kendaraan yang akan menyeberang terpantau normal. Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Sugeng Purwono langsung mengecek kondisi kapal paska truk terbakar.