KPK Belum Amankan Bupati Bandung Barat karena Alasan Kesehatan
Editor: Irvan Syafari
JAKARTA —– Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tadi malam dilaporkan melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu kabupaten yang terketak di Provinsi Jawa Barat.
Dalam OTT tersebut pertugas KPK sediikitnya berhasil mengamankan 7 orang dan juga berhasil menyita uang tunai yang diperkirakan sebesar ratusan juta rupiah.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, satu di antara tujuh orang yang ikut terjaring OTT KPK adalah Bupati Bandung Barat yang berinisial A(Abubakar). Yang bersangkutan sempat menjalani pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik KPK. Namun untuk sementara AB belum dibawa ke Gedung KPK Jakarta.
Sedangkan 6 orang lainnya yang sempat ikut terjaring OTT langsung dibawa menuju Gedung KPK pada Selasa malam atau Rabu dini hari. Sedangkan A untuk sementara masih diberikan kesempatan untuk menjalani pengobatan atau kemoterapi di Rumah Sakit (RS) Boromeus, Bandung, Jawa Barat.
“Untuk sementara petigas KPK belum membawa Bupati Bandung Barat ke Gedung KPK Jakarta. Salah satunya karena alasan kemanusiaan di mana yang bersangkutan telah meminta izin untuk menjalani pengobatan atau kemoterapi di salah satu rumah sakit di Bandung, Jawa Barat,” kata Ferry kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Rabu (11/4/2018).
Febri juga menambahkan bahwa A sebelumnya telah membuat surat pernyataan terkait kesanggupan atau kesiapan dirinya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan penyidik di Gedung KPK Jakarta. Menurut Febri kalau tim dokter rumah sakit tersebut kemudian menyatakan sehat, maka A kemungkinan besar langsung dibawa ke Jakarta.
Berdasarkan pantauan Cendana News hingga saat ini keenam orang yang ikut terjaring OTT masih terus menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Jakarta. Namun hingga saat ini Febri belum bersedia atau masih enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan yang dilakukan penyidik terkait OTT di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Pihak KPK hingga saat ini juga masih menghitung berapa jumlah uang tunai yang berhasil disita dan diamankan terkait kegaiatan OTT di Bandung Barat tersebut. KPK rencananya akan menggelar acara jumpa pers terkait kronologis kegiatan OTT nanti sore di Gedung KPK Jakarta, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.
Diduga kegiatan OTT KPK tersebut berkaitan adanya laporan terkait dugaan penggalangan dana yang berasal dari sumbangan atau pemberian seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.
Penggalangan dana tersebut diduga untuk membiayai pengobatan Bupati Bandung Barat, serta untuk keperluan membiayai dana kampanye istrinya yaitu Erlin Suharliah yang akan maju dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebagai calon Bupati Bandung Barat.