Resort dan Perhotelan Sumbar Dilirik Investor Amerika

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Barat Maswar Dedi. Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Barat, Maswar Dedi menyebutkan, pariwisata masih menjadi daya tarik investor asing. Bahkan, mereka ingin menanamkan investasinya dalam bentuk pembangunan resort dan perhotelan.

“Kunjungan delegasi Sumbar yang dipimpin gubernur ke Chicago, Amerika Serikat beberapa waktu lalu merupakan upaya ‘jemput bola’ untuk memaparkan peluang serta mengenalkan kepada pengusaha atau investor disana. Dari pemaparan yang kita berikan mereka tertarik untuk berkunjung dan ingin berinvestasi,” ujarnya saat ditemui di ruang kerja, Rabu (4/4/2018).

Lebih lanjut, kata Maswar, sebelumnya mereka tidak mengetahui Sumbar. Namun, hanya Mentawai yang dikenal. Sebab, masyarakat Amerika itu hobby akan olahraga surfing.

“Mereka tahu Mentawai letaknya di Indonesia. Tapi tidak tahu itu berada di wilayah Sumbar. Setelah kita beri penjelasan maka mereka memahami dan tertarik,” katanya.

Namun, sebelum berinvestasi, mereka terlebih dahulu ingin berkunjung guna mengenali objek wisata yang ada.

“Jadi, mereka tertarik untuk berkunjung. Apalagi, wisata yang disukai masyarakat Chicago, Amerika Serikat itu semua ada di Sumbar. Yakni, pulau, laut ataupun wisata alam. Bahkan, wisata kota tua,” ulasnya.

Kasi Pelaksanaan Promosi Penanaman Modal Yeni Fitra menambhakan, pihaknya telah memberitahukan ketertarikan masyarakat Chicago untuk berkunjung kepada pengelola travel di Sumbar.

Pengelolah itu seperti yakni Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) maupun Association of Sales Travel Indonesia (ASATI) untuk menyediakan paket-paket berwisata serta berkomunikasi dengan American Sociaty Of Travel Agents (ASTA) dalam upaya membawa wisatawan Chicago ke Sumbar.

“Adanya komunikasi antara pengelola wisata ini akan berdampak kepada kunjungan ke Sumbar. Perlunya membuat paket wisata untuk menambah daya tarik wisatawan,” ulasnya.

Menurutnya, sejak dibukanya peluang investasi Sumbar kepada pengusaha maupun investor di Chicago, Amerika Serikat sudah ada yang mengirim email untuk menjajaki investasi pada pengembangan pariwisata.

“Kita berharap, dengan adanya ketertarikan investor untuk berinvestasi dalam hal pariwisata sehingga berdampak kepada perkembangan pariwisata dan perekonomian Sumbar,” tegasnya.

Lihat juga...