Puluhan Tim di Jatim Ikuti Kompetisi Drumband

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MALANG — Upaya memasyarakatkan olahraga yang satu ini, Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang bekerjasama dengan Ken Arok Duta Suara (KDS) kembali menggelar acara KDS Display and Playpass Competition untuk ke-11 kalinya.

Puluhan tim dari berbagai daerah di Jawa Timur turut memeriah acara yang digelar di halaman depan Balai kota Malang.

“Tujuan dari kompetisi ini tidak lain adalah untuk memasyarakatkan sekaligus memajukan drum band di Malang raya dan Jawa Timur,” jelas Direktur teknis kompetisi, Damanhuri kepada Cendana News, Jumat (27/4/2018).

Menurutnya, prestasi tim drum band di wilayah Jawa Timur cukup merata, sehingga dapat dipastikan para kontingen akan menunjukkan penampilan terbaiknya agar bisa memenangi kompetisi tersebut.

Dikatakan Damanhuri, kompetisi KDS kali ini total kontingen sengaja dibatasi untuk menghindari terjadinya kemacetan di sepanjang rute yang dilewati.

“Total kontingen yang ikut lomba hari ini kita batasi yaitu hanya 60. Karena kalau tidak akan menyebabkan kemacetan,”ujarnya.

Para kontingen tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Malang saja, tetapi juga datang dari Pasuruan, Jombang, Mojokerto dan Gresik. Dari tiga mata lomba yang dipertandingkan yakni Playpass atau kirab, Display dan color guard contest di ikuti oleh peserta dari berbagai usia, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas dan Marching band.

Direktur teknis, Damanhuri
Direktur teknis, Damanhuri. Foto: Agus Nurchaliq

Lebih lanjut Damanhuri menyebutkan, untuk prestasi dari tim drum band Ken Arok Duta Suara sendiri sudah menjadi juara nasional. Dimana di Kejuaraan Nasional 2010 di Sleman, KDS mendapatkan 6 emas 1 perak dari 7 emas yang diperebutkan. Selain itu banyak atlet dari KDS yang di kirim mewakili Jawa Timur untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional.

“Melalui agen rutin kompetisi KDS Playpass, diharapkan bisa memberikan semangat kepada tim drum band yang ada di Jawa Timur untuk berkompetisi. Karena kalau mereka tidak pernah ikut kompetisi, maka mereka tidak bisa berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang, Nuzul Nurcahyo, dalam sambutannya mewakili Pejabat Sementara Walikota Malang, mengaku sangat mengapresiasi kompetisi rutin yang diagendakan PDBI dan Dispora kota Malang.

Menurutnya, selain menjadi salah satu bentuk wisata hiburan tersendiri bagi masyarakat kota Malang, lebih jauh diharapkan bisa menjadi ajang uji prestasi dari semua kelompok drum band yang ada di Jawa Timur. Dimana para pesertanya merupakan tim pilihan terbaik dari masing-masing daerah.

“Dalam kegiatan seperti ini tentunya suasana kompetisi akan sangat terasa dan untuk itu kami berharap bagi seluruh tim akan memiliki suatu keyakinan yang kuat untuk maju dan selalu memiliki rasa optimis untuk menang,” ucapnya sebelum membuka kompetisi tersebut.

Menurutnya, melalui lomba dan pembinaan yang optimal, diharapkan drum band bisa lebih memasyarakat dan digemari oleh generasi muda terutama di lingkungan sekolah, pungkasnya.

Lihat juga...