Hasil Tangkapan Nelayan Lampung Timur, Turun

Ilustrasi -Dok: CDN

SUKADANA – Sejumlah nelayan di Kabupaten Lampung Timur menyebutkan hasil tangkapan mereka turun sehubungan perairan daerah itu memasuki musim angin timur.

“Hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Lampung Timur sedang merosot menyusul masuknya musim angin timur. Semua nelayan hasil tangkapannya sedikit,” kata Puji, salah nelayan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (18/4/2018).

Ia menyebutkan, merosotnya hasil tangkapan nelayan karena faktor peralihan musim dari musim angin barat ke musim angin timur.

Menurut dia, musim timur berlangsung antara bulan Mei hingga Oktober 2018 dan selanjutnya akan berganti lagi musim angin barat pada Oktober hingga Maret 2019 dan begitu seterusnya.

Pada musim angin barat, semua nelayan dapat menangkap berbagai jenis ikan termasuk kepiting rajugan, sedangkan pada musim timur hanya jenis ikan tertentu yang dapat ditangkap.

“Sudah biasa seperti ini, nanti kalau sudah masuk musim timur hasil tangkapan bisa melimpah lagi, tapi jenis tertentu, seperti udang,” kata Puji, lagi.

Padahal, kata dia, harga kepiting rajungan yang biasa ditangkap pada musim barat sedang tinggi atau mencapai Rp60 ribu/kg.

“Tapi sekarang dapatnya cuma berapa ekor, kadang-kadang tidak pulang modal,” katanya.

Senada, Saiun, nelayan bagan, juga menyebutkan sedikitnya hasil tangkapan nelayan. “Cuma dapat tiga empat kilogram ikan teri, sekarang saya lagi tidak turun ke laut,” kata Saiun. (Ant)

Lihat juga...