Genbi Tanam 1000 Pohon di Area Gunung Mahawu

Ilustrasi - Aktivitas tanam pohon- Foto: Dokumentasi CDN

MANADO  – Generasi Baru Indonesia (Genbi) Universitas Manado (Unima) melakukan penanaman 1.000 pohon di hutan lindung Gunung Mahawu Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Hal ini kami lakukan untuk menghijaukan kembali hutan lindung di Gunung Mahawu,” kata Ketua GenbI Universitas Manado (Unima) Edgar Wijaya di Manado, Minggu.

Edgar mengatakan pihaknya melakukan itu sebagai rangkaian kegiatan Earth Day tahun 2018 ini.

Generasi Baru Indonesia (Genbi), katanya, yang adalah komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia (BI) khususnya GenBi komisariat Universitas Negeri Manado turut mengambil bagian dalam memperingati Earth Day ini dengan melaksanakan kegiatan “GenBi Go Green” yang bertema “1000 pohon untuk generasi selanjutnya”.

Dalam kegiatan yang didukung oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara ini GenBi melakukan reboisasi atau penanaman hutan kembali dengan menanam 1000 pohon yang terbagi atas 500 pohon cempaka dan 500 pohon mahoni di hutan lindung Gunung Mahawu sebagai langkah tepat untuk mengembalikan bumi menjadi hijau kembali.

“Kegiatan reboisasi ini merupakan bentuk kepedulian Genbi terhadap bumi dan generasi selanjutnya yang bertujuan agar supaya hutan lindung ini bisa bermanfaat untuk menjaga kehidupan bumi, karena hutan lindung merupakan paru-paru bumi,” katanya.

Genbi pun berharap semua umat manusia apapun profesi yang dikerjakan, dapat menjaga bumi dengan memelihara hutan lindung yang ada di sekitar.

Jangan merusak hutan lindung untuk kepentingan pribadi, pikirkanlah kehidupan anak dan cucu nanti.

“Memelihara hutan lindung sama dengan menjaga bumi untuk kehidupan generasi selanjutnya. Jangan sampai kita menyesal pada saat pohon terakhir ditebang dan mata air terakhir berhenti mengalir serta oksigen tidak dapat kita hirup lagi, barulah kita sadar bahwa uang tidak dapat dihirup, diminum dan dimakan,” jelasnya.

Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo mengharapkan komunitas Genbi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Sebagai mahasiswa yang terpilih dalam Genbi, selain menerima beasiswa dari BI, juga kami meningkatkan keterampilan dan kualitas sumber daya manusianya,” katanya.

Sehingga, katanya, selain pintar dan cerdas di dunia pendidikan, implementasinya ke lingkungan masyarakat juga harus nyata.

Tahun ini, katanya, merupakan tahun ketiga BI memberikan beasiswa dan khusus di Unima ada 50 penerima dengan IPK di atas 3 dan memiliki ekonomi di bawah rata-rata.

“Kami memberikan beasiswa sebesar Rp12 juta per tahun, dan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...